HEADLINEPEMKAB KOTAWARINGIN TIMURPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Jelang Hari Besar, Pemprov Kalteng Salurkan Banpres dan KHBS untuk Puluhan Ribu Warga di Sampit

61
×

Jelang Hari Besar, Pemprov Kalteng Salurkan Banpres dan KHBS untuk Puluhan Ribu Warga di Sampit

Sebarkan artikel ini

SAMPIT – Pemprov Kalteng menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) serta program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) bagi masyarakat penerima manfaat menjelang Hari Besar Keagamaan.

Penyaluran ini dipusatkan di kawasan Pasar Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (16/3/2026).

Bantuan yang disalurkan mencakup bahan pangan, pasar murah bersubsidi, hingga gerakan pangan murah dengan harga di bawah pasar guna menjaga daya beli masyarakat. Program ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis bagi warga.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, Banpres merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat.

Ia mengajak masyarakat mendoakan agar Presiden senantiasa diberi kesehatan dalam memimpin negara.

“Menyampaikan Banpres, kita doakan Bapak Presiden sehat dan dapat terus memimpin Indonesia dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, layanan cek kesehatan gratis juga menjadi bagian dari program prioritas nasional. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.

“Cek kesehatan gratis ini agar masyarakat tetap sehat,” katanya.

Dalam program KHBS, Pemprov menyalurkan bantuan pangan sebanyak enam kali dalam setahun serta bantuan keuangan dua hingga tiga kali dalam setahun. Untuk wilayah Kotim, jumlah penerima mencapai 28.492 keluarga penerima manfaat (KPM).

Agustiar menegaskan, penyaluran KHBS dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Ia juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang berhak namun belum menerima bantuan.

“Bagi yang belum menerima padahal berhak, kami membuka kanal pengaduan,” jelasnya.

Ia turut meminta peran aktif pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Saya minta bupati, camat, lurah, kepala desa hingga RT dan RW ikut membantu mengawasi. Saya ingin memastikan seluruh masyarakat yang berhak dapat menerima,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S Ampung menjelaskan, Banpres untuk wilayah Kalteng menyasar 205.140 kepala keluarga (KK), dengan rincian di Kotim sebanyak 37.754 paket berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng dua liter untuk periode Februari hingga Maret.

Selain itu, pasar murah disiapkan sebanyak 2.000 paket dengan nilai Rp147.000 per paket dan disubsidi sebesar Rp137.000.

Adapun dalam gerakan pangan murah, disediakan beras premium 15 ton, bawang merah 500 kilogram, bawang putih 500 kilogram, gula pasir 1.200 kilogram, minyak goreng 1.200 liter, serta 600 rak telur ayam, termasuk komoditas lain seperti cabai dan ikan segar.

Leonard menambahkan, kehadiran pemerintah bersama unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah.

“Kehadiran ini untuk meringankan beban masyarakat serta memastikan pasokan pangan tetap aman,” pungkasnya. (adv)​

+ posts
Baca Juga  Mahkamah Agung Lantik Tujuh Komisioner OJK Periode Baru