
PALANGKA RAYA – Tingginya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi udara menjelang arus mudik Lebaran 2026 mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan.
Ia menilai lonjakan penumpang sudah mulai terlihat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir. Hal itu tercermin dari meningkatnya tingkat keterisian kursi penerbangan yang terus bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.
Menurut Tomy, kondisi tersebut menunjukkan tingginya keinginan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman lebih awal, baik untuk berkumpul bersama keluarga di bulan Ramadan maupun merayakan Idulfitri.
“Momentum Lebaran selalu menjadi waktu yang dinantikan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Karena itu, lonjakan penumpang pesawat sudah mulai terasa sejak sekarang,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah maskapai penerbangan sebenarnya telah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dengan menambah jadwal penerbangan atau extra flight. Namun, tingginya permintaan membuat kursi penerbangan tetap cepat terisi.
Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, beberapa jadwal tambahan yang disediakan maskapai untuk beberapa hari ke depan juga telah habis dipesan oleh calon penumpang.
Di sisi lain, aktivitas di Bandara Tjilik Riwut juga terlihat semakin ramai oleh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik. Banyak calon penumpang datang lebih awal untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
Melihat kondisi tersebut, Tomy mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa mudik.
Ia meminta pengelola bandara dan maskapai penerbangan dapat memberikan pelayanan yang optimal, mulai dari proses keberangkatan, keamanan, hingga kenyamanan penumpang selama berada di bandara maupun di dalam pesawat.
Menurutnya, pelayanan yang baik sangat diperlukan agar lonjakan penumpang tidak menimbulkan antrean panjang ataupun ketidaknyamanan bagi masyarakat.
“Pengelola bandara dan maskapai harus memastikan pelayanan tetap maksimal, terutama dalam hal keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode mudik,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala yang mungkin terjadi.
Tomy berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dengan baik agar arus mudik melalui jalur udara tahun ini berjalan lancar, aman, dan tertib.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk tetap mematuhi seluruh prosedur keselamatan serta mengikuti aturan yang berlaku di bandara.
Menurutnya, kesadaran penumpang dalam mengikuti prosedur administrasi dan keamanan akan sangat membantu petugas dalam mengatur arus penumpang yang terus meningkat menjelang Lebaran.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berjalan aman dan nyaman, sehingga mereka bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya. (dd)









