EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

BI Kalteng Ingatkan Masyarakat Tukar Uang Hanya di Layanan Resmi Jelang Idulfitri

17
×

BI Kalteng Ingatkan Masyarakat Tukar Uang Hanya di Layanan Resmi Jelang Idulfitri

Sebarkan artikel ini
Antusiasme masyarakat saat melakukan penukaran uang di mobil keliling BI.

PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Kalteng mengingatkan masyarakat agar melakukan penukaran uang hanya melalui layanan resmi guna menghindari praktik penukaran ilegal serta potensi peredaran uang palsu menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penguatan imbauan tersebut disampaikan melalui pelaksanaan program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 yang tidak hanya menyediakan layanan penukaran uang bagi masyarakat, tetapi juga memperluas edukasi mengenai pentingnya penggunaan rupiah secara bijak dan aman.

Kepala BI Kalteng, Yuliansyah Andrias mengatakan, momentum menjelang Idulfitri biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru untuk berbagai keperluan, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam memilih layanan penukaran.

“Menjelang Idulfitri permintaan uang pecahan baru biasanya meningkat cukup tinggi. Karena itu kami mengingatkan masyarakat agar melakukan penukaran hanya melalui layanan resmi yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan,” ujar Yuliansyah, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, Bank Indonesia juga telah melakukan transformasi layanan penukaran uang dengan memanfaatkan sistem digital melalui website PINTAR guna memudahkan masyarakat mendapatkan jadwal penukaran secara tertib dan terencana.

Menurutnya, jika sebelumnya masyarakat harus mengantre secara langsung untuk mendapatkan nomor penukaran, kini proses tersebut dapat dilakukan melalui pengaturan jadwal secara daring sehingga lebih efisien dan mengurangi potensi kerumunan.

Melalui website PINTAR, masyarakat dapat mengetahui lokasi layanan penukaran resmi, memilih jadwal sesuai ketersediaan kuota, serta memastikan kepastian layanan sebelum datang ke lokasi penukaran.

“Transformasi layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih tertib, aman, dan efisien,” jelasnya.

Yuliansyah menambahkan bahwa website PINTAR juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Ia menegaskan bahwa layanan PINTAR merupakan situs resmi Bank Indonesia yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id dan bukan aplikasi yang tersedia di Play Store, sehingga masyarakat diminta berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya aplikasi palsu yang mengatasnamakan layanan tersebut.

Selain mengingatkan masyarakat untuk menukar uang di tempat resmi, Bank Indonesia juga terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kualitas uang rupiah dengan menggunakan uang layak edar dalam setiap transaksi.

Melalui berbagai langkah tersebut, Bank Indonesia berharap masyarakat di Kalteng dapat memenuhi kebutuhan uang pecahan baru secara aman dan nyaman menjelang Idulfitri serta terhindar dari praktik penukaran uang ilegal maupun potensi peredaran uang palsu. (*)​

+ posts
Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Perusahaan Disiplin Bayar THR Tepat Waktu Jelang Idul Fitri