DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Tinjau Dishub Kapuas dan Jembatan Timbang, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026

33
×

DPRD Kalteng Tinjau Dishub Kapuas dan Jembatan Timbang, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas baru-baru ini.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas serta Jembatan Timbang di perbatasan Kalteng dan Kalimantan Selatan (Kalsel), baru-baru ini.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur transportasi dan aspek keselamatan menjelang arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapuas diketahui menjadi salah satu pintu gerbang utama jalur darat yang menghubungkan Kalteng dengan Kalsel, sehingga diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan saat puncak arus mudik.

Dalam kunjungannya ke Dishub Kapuas, Junaidi menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas instansi guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Ia meminta agar seluruh unsur terkait, baik kepolisian, tenaga kesehatan, maupun instansi teknis lainnya, dapat bersinergi secara optimal.

“Kapuas merupakan jalur strategis penghubung antarprovinsi. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik berjalan maksimal,” ujar Junaidi.

Ia juga menyoroti sejumlah fokus utama yang perlu menjadi perhatian, di antaranya penyediaan posko terpadu di titik-titik rawan dan strategis, pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check) terhadap armada angkutan umum, serta kesiapan personel di lapangan selama masa angkutan Lebaran.

Menurutnya, ram check harus dilakukan secara menyeluruh guna memastikan bus dan angkutan umum dalam kondisi laik jalan, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Armada yang beroperasi wajib dipastikan dalam kondisi prima sebelum melayani masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Junaidi juga meninjau Jembatan Timbang di perbatasan Kalteng dan Kalsel.

Ia menilai fungsi jembatan timbang sangat vital, tidak hanya untuk pengawasan logistik, tetapi juga dalam menjaga keselamatan pengguna jalan serta ketahanan infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pengendalian kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Kendaraan besar yang melebihi kapasitas muatan dinilai berpotensi merusak infrastruktur jalan utama sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

“Pengawasan terhadap truk ODOL harus diperketat, terutama menjelang arus mudik. Jangan sampai infrastruktur rusak dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” katanya.

Junaidi juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama mengingat kondisi cuaca pada awal 2026 yang masih fluktuatif.

Ia mengingatkan agar pengendara memeriksa kondisi ban, rem, dan lampu kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak dan tetap patuhi aturan lalu lintas demi keamanan selama perjalanan mudik,” tandasnya. (dd)​

+ posts
Baca Juga  Perkuat Akses Modal dan Sistem Terintegrasi, DPRD Optimistis Peternakan Kalteng Kian Kompetitif