
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Gubernur Ramadan Cup Kalteng Berkah Turnamen Mini Soccer All Star Jilid V Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sylva Minisoccer, Jalan Cilik Riwut Km 1 Palangka Raya, Senin (23/2/2026).
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, melainkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarpecinta olahraga, khususnya mini soccer di Bumi Tambun Bungai.
“Turnamen ini bukan sekadar mengejar piala atau predikat juara, tetapi menjadi wadah silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan. Pada penyelenggaraan Jilid V ini saya melihat antusiasme yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa olahraga mini soccer semakin digemari,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, kemenangan yang diraih harus melalui cara yang membanggakan, tanpa kecurangan, serta tetap menjunjung nilai kejujuran dan kekeluargaan.
Gubernur juga mengingatkan para peserta agar menjaga kondisi fisik dan kebugaran, mengingat turnamen dilaksanakan di sela-sela menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Selain itu, ia berpesan kepada wasit dan perangkat pertandingan untuk menjalankan tugas secara tegas, adil, objektif, dan penuh tanggung jawab.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga turnamen dapat terselenggara dengan baik.
“Semoga melalui turnamen ini lahir bibit-bibit pemain yang andal dan mampu bersaing, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gubernur Ramadan Cup All Star Jilid V Tahun 2026, Ghozali Rahman, mengungkapkan bahwa sebanyak 32 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut.
“Peserta tidak hanya berasal dari Kalteng, tetapi juga dari Kabupaten Pulang Pisau, Katingan, serta Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Ghozali.
Seluruh tim telah dibagi ke dalam delapan grup, masing-masing berisi empat tim. Proses pembagian grup dilakukan secara terbuka dalam forum technical meeting dan telah disepakati oleh seluruh perwakilan tim sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan fair play dalam kompetisi. (red/adv)









