DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Legislator Kalteng Minta Digitalisasi Sekolah Didukung Infrastruktur dan Pelatihan Guru

13
×

Legislator Kalteng Minta Digitalisasi Sekolah Didukung Infrastruktur dan Pelatihan Guru

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Amonius Tuyum.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Amonius Tuyum, meminta agar program bantuan papan interaktif digital yang disalurkan Pemerintah Provinsi Kalteng ke SMA, SMK dan Sekolah Khusus (SKh) dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Program digitalisasi pendidikan yang mulai berjalan sejak 2024 itu dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan Kalteng dengan menyalurkan ribuan unit papan interaktif digital serta dukungan jaringan internet ke sekolah-sekolah menengah.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di berbagai wilayah.

Amonius berharap sekolah-sekolah di Barito Timur dapat merasakan manfaat program tersebut secara optimal, sebagaimana daerah lain di Kalteng.

“Saya berharap di Barito Timur ini program tersebut dapat berjalan seperti di daerah-daerah lain karena bantuan papan interaktif itu sangat besar manfaatnya,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya itu, penggunaan papan interaktif mampu membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan interaktif. Guru dapat menyajikan materi dengan dukungan visual dan multimedia, sehingga mempermudah pemahaman siswa.

Namun, ia menilai masih terdapat sejumlah kendala yang perlu segera dibenahi. Stabilitas jaringan internet dan ketersediaan listrik di beberapa sekolah dinilai belum memadai untuk mendukung penggunaan perangkat digital tersebut secara optimal.

“Kendala utama adalah jaringan internet dan listrik yang belum stabil di sejumlah sekolah. Kalau sudah memakai papan interaktif pasti membutuhkan daya listrik yang lebih besar dan juga jaringan internet yang stabil,” katanya.

Berdasarkan pemberitaan media, sejak 2024 Pemprov Kalteng telah menyiapkan ribuan papan interaktif digital untuk mendukung pembelajaran di SMA, SMK dan SKh.

Meski demikian, Amonius mengungkapkan masih ada sekolah yang belum memasang perangkat tersebut dan memilih menyimpannya karena keterbatasan infrastruktur maupun pertimbangan keamanan.

“Beberapa sekolah juga masih menghadapi kendala masalah keamanan, sehingga perangkat papan interaktif belum bisa dipasang di sekolah dengan pertimbangan rawan dicuri,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan teknis agar pemanfaatan perangkat benar-benar efektif.

“Masih ada juga guru yang belum siap menggunakan perangkat papan interaktif tersebut sehingga perlu diberi pelatihan,” tambahnya.

Ia berharap Pemprov Kalteng dapat memastikan kesiapan infrastruktur listrik dan internet, sekaligus memperkuat pelatihan bagi tenaga pendidik.

Dengan dukungan yang menyeluruh, program digitalisasi pendidikan diharapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran di seluruh wilayah Kalteng, khususnya di Dapil IV. (dd)​

+ posts
Baca Juga  Raperda Perpustakaan Kalteng Diperkuat, Pansus Tambah Enam Pasal untuk Optimalkan Pelaksanaan