HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Panen Raya Demplot Tahai Jaya, Kalteng Tegaskan Komitmen Jaga Lahan dan Tingkatkan Produksi Padi

11
×

Panen Raya Demplot Tahai Jaya, Kalteng Tegaskan Komitmen Jaga Lahan dan Tingkatkan Produksi Padi

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui dukungan terhadap Program Optimalisasi Lahan.

Hal tersebut ditandai dengan Panen Raya Demplot Padi PT Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta dukungan sektor swasta dalam mendorong peningkatan produktivitas padi di lahan optimasi.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan pemanfaatan lahan pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.

Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Rendy Lesmana, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Pulang Pisau, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa pembangunan sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, peningkatan produksi pangan merupakan langkah strategis untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

Edy Pratowo mengingatkan agar lahan baku sawah tetap dijaga dan tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain di luar ketahanan pangan.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah Daerah sebagai upaya menjaga stabilitas ketersediaan pangan.

Saat ini, Program Cetak Sawah Rakyat di Kalimantan Tengah telah mencapai 21 ribu hektare, sementara optimasi lahan seluas 6.882 hektare.

Capaian tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah provinsi dalam memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi padi secara bertahap.

Selain komoditas padi, pemerintah provinsi juga mendorong pengembangan jagung sebagai bahan baku pakan ternak.

Rencana hilirisasi melalui pabrik pakan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas serta mendukung kesejahteraan petani.

Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Indonesia atas dukungan dalam pelaksanaan demplot pertanaman padi.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dapat terus diperkuat guna menyukseskan program lumbung pangan di Kalimantan Tengah.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemprov Kalteng menyiapkan program pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda di bidang pertanian.

Program ini dirancang untuk mencetak tenaga pertanian yang terampil, modern, dan mampu mengakselerasi penerapan teknologi di lapangan melalui peran Brigade Pangan.

Usai melakukan panen menggunakan combine harvester bersama jajaran Forkopimda, Edy Pratowo menyampaikan optimisme terhadap peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Rendy Lesmana menilai panen raya ini menjadi indikator positif atas pelaksanaan program cetak sawah dan optimasi lahan.

Pihaknya akan terus melakukan pendampingan, memastikan ketersediaan sarana produksi, serta mendukung fasilitas pascapanen guna meningkatkan kualitas dan kuantitas gabah kering panen bagi kelompok tani dan gabungan kelompok tani. (red/adv)

+ posts
Baca Juga  Legislator Kalteng Tekankan Standar Bersama bagi Damang dalam Penanganan Perkara Adat