HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kunjungan Yovie Widianto ke Kalteng, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

11
×

Kunjungan Yovie Widianto ke Kalteng, Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menerima kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, dalam agenda silaturahmi dan ramah tamah di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (10/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Pusat dalam memperkuat sinergi pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan bahwa kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif merupakan momentum penting untuk mendorong percepatan pengembangan potensi kreatif yang dimiliki Kalimantan Tengah.

“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus kesempatan strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar.

Ia menjelaskan, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam, mulai dari kriya, seni pertunjukan, musik, hingga produk UMKM berbasis kearifan lokal yang berlandaskan nilai Huma Betang.

Potensi tersebut dinilai perlu didukung melalui kebijakan, pembinaan, serta penguatan akses pasar agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif juga sejalan dengan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan serta mendukung program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam ASTA CITA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Penguatan sektor ekonomi kreatif kami yakini dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Yovie Widianto mengapresiasi potensi dan kualitas sumber daya manusia pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah.

Ia menilai semangat berkarya yang dimiliki masyarakat menjadi modal utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berdaya saing.

“Saya melihat kualitas SDM pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah sangat baik dan memiliki potensi besar untuk berkembang,” ungkap Yovie.

Ia menambahkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang dalam menciptakan karya, melainkan dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi apabila didukung oleh kolaborasi yang solid dan infrastruktur yang memadai.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku ekonomi kreatif, Yovie optimistis Kalimantan Tengah mampu tumbuh sebagai salah satu simpul ekonomi kreatif di Kalimantan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama yang lebih konkret dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di Kalimantan Tengah. (red/adv)​

+ posts
Baca Juga  Pemprov Kalteng Dukung Bakti Karya PDKB PLN 2026, Perkuat Keandalan Listrik Tanpa Pemadaman