PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng melalui Juru Bicara Dapil IV meliputi Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur, Purdiono, menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Purdiono menjelaskan, aspirasi tersebut diperoleh dari pertemuan dan dialog langsung dengan warga.
Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah agar perusahaan maupun instansi yang beroperasi di wilayah setempat dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen, sehingga masyarakat sekitar memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja di daerahnya sendiri.
“Masyarakat mengusulkan agar proses rekrutmen tenaga kerja mengutamakan masyarakat sekitar, guna meningkatkan kesempatan kerja lokal dan perekonomian,” katanya, baru-baru ini.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan sarana olahraga yang representatif. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung pola hidup sehat dan pembinaan prestasi olahraga di tingkat lokal.
Di sektor kesehatan, masyarakat Kecamatan Lahei mengharapkan adanya penyetaraan insentif bagi dokter yang bertugas di puskesmas.
Usulan ini disampaikan karena adanya perbedaan besaran insentif dengan daerah lain di Kalteng, yang dikhawatirkan dapat memengaruhi keberlanjutan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Masyarakat juga mengajukan permohonan penyetaraan insentif bagi dokter di puskesmas Kecamatan Lahei, mengingat terdapat perbedaan dengan besaran insentif yang diterima oleh dokter di kabupaten lain di Kalteng,” ujarnya.
Tak hanya itu, warga juga mengusulkan pengadaan mobil ambulans khusus jenazah. Sarana tersebut dianggap penting untuk membantu masyarakat dalam pelayanan pemakaman, terutama bagi keluarga yang mengalami keterbatasan akses transportasi.
Purdiono menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD, baik melalui pembahasan anggaran maupun koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
Ia berharap, kebutuhan dasar masyarakat dapat menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan ke depan. (dd)










