HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pendidikan Jadi Fokus Utama, Wagub Kalteng Dorong Mahasiswa Kesehatan Beretika dan Siap Go Internasional

72
×

Pendidikan Jadi Fokus Utama, Wagub Kalteng Dorong Mahasiswa Kesehatan Beretika dan Siap Go Internasional

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menyebut peningkatan kualitas pendidikan merupakan kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang beretika, sejalan dengan misi pembangunan daerah berlandaskan nilai Belom Bahadat.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dalam kunjungan kerja ke Poltekkes Kemenkes Palangka Raya di Gedung Auditorium kampus setempat, Kamis (27/11/2025).

Edy Pratowo menjelaskan, arah pembangunan pendidikan di Kalimantan Tengah juga mendukung ASTA CITA Presiden, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan dari desa hingga wilayah pedalaman agar tidak terjadi kesenjangan akses pendidikan.

“Pemprov berkomitmen memastikan seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Tidak boleh ada anak Kalteng yang tertinggal hanya karena faktor ekonomi atau geografis,” ujar Edy saat membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Baca Juga  Lambatnya Penegasan Batas Desa Disorot DPRD Kalteng, Didorong Jadi Prioritas 2026

Ia menambahkan, penguatan sektor pendidikan tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan karakter, serta pembinaan mental mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Kepada mahasiswa Poltekkes, Wagub memberikan motivasi agar terus mengasah kemampuan, menjaga sikap, dan memiliki mimpi besar dalam meniti karier di bidang kesehatan.

“Teruslah belajar dan jaga adab. Hindari perilaku menyimpang yang bisa merusak masa depan seperti narkoba, pergaulan bebas, judi online, dan berbagai pengaruh negatif lainnya,” pesannya.

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin menilai Poltekkes Kemenkes Palangka Raya memiliki potensi besar dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang siap bersaing di kancah internasional.

Menurutnya, peluang kerja di luar negeri terbuka luas, terutama bagi tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan kemampuan bahasa yang baik.

Baca Juga  Junaidi Apresiasi BPK, LHP Jadi Cermin Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kalteng

“Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan karakter yang kuat, mahasiswa kesehatan dari Kalimantan Tengah punya peluang besar untuk berkiprah di luar negeri. Pemerintah siap memfasilitasi dari sisi penempatan hingga perlindungan,” ungkap Mukhtarudin.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar global, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai luhur bangsa.

Momentum bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia, lanjut Mukhtarudin, harus dimanfaatkan dengan serius agar generasi muda mampu tampil sebagai motor penggerak pembangunan yang kompetitif dan berdaya saing internasional. (red/adv)​

+ posts