DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Dorong Generasi Muda Jadikan Teknologi sebagai Media Pelestarian Budaya

14
×

DPRD Kalteng Dorong Generasi Muda Jadikan Teknologi sebagai Media Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh.

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian dan promosi budaya daerah.

Menurutnya, derasnya arus globalisasi bukan lagi sekadar tantangan, melainkan peluang besar bagi anak muda untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal agar tetap eksis di tengah persaingan budaya dunia.

“Gen Z memiliki keunggulan dalam kreativitas dan penguasaan teknologi. Jika diarahkan ke hal positif, mereka bisa menjadi motor utama dalam menjaga dan memajukan warisan budaya kita,” kata Faridawaty, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga  Inovasi Pendidikan Kalteng Diakui Nasional, Agustiar Terima Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2025

Ia menjelaskan, berbagai karya kreatif berbasis digital yang dihasilkan generasi muda, seperti video pendek, musik tradisional modern, ilustrasi digital, hingga game edukasi, mampu membuat budaya lokal lebih mudah diterima generasi sekarang sekaligus menjangkau audiens global.

“Banyak anak muda yang sudah mulai menampilkan seni tari, musik etnik, maupun kuliner khas daerah lewat konten digital. Cara ini sangat efektif memperkenalkan budaya hingga ke luar negeri,” tambahnya.

Lebih jauh, Faridawaty menilai peran pemerintah daerah dan lembaga pendidikan sangat penting dalam memberikan fasilitas serta ruang bagi generasi muda untuk berkarya.

Baca Juga  Kantor DPMPTSP Kalteng Terbakar, Layanan Publik Tetap Berjalan

Dengan adanya dukungan itu, kreativitas di bidang seni dan budaya dapat berkembang lebih maksimal.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh dipahami sebagai penolakan terhadap modernisasi. Justru dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan teknologi, budaya daerah akan tetap hidup, adaptif, dan diwariskan ke generasi berikutnya.

“Kalau teknologi bisa digunakan untuk hiburan, maka seharusnya juga bisa digunakan untuk menjaga jati diri bangsa. Dengan begitu, budaya kita tidak hanya bertahan, tetapi berkembang bersama zaman,” tutupnya. (dd)

Baca Juga  Strategi Ketenagakerjaan Palangka Raya Ditetapkan Lewat Ekspose RTK
+ posts