DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Peningkatan Infrastruktur dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Masyarakat di Dapil II

216
×

Peningkatan Infrastruktur dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Masyarakat di Dapil II

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Hafid melaksanakan reses perseorangan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan, belum lama ini.

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Hafid menyerap berbagai aspirasi masyarakat, di antaranya yang paling menonjol adalah mengenai peningkatan infrastruktur jalan.

“Yang menjadi aspirasi utama yakni perbaikan jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu. Jalan ini sangat penting dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah,” ujar Hafid, Selasa (11/11/2025).

Ia menjelaskan, infrastruktur jalan yang memadai akan mempermudah akses pembangunan menuju desa-desa sekitar.

Saat ini, masih ada beberapa wilayah yang harus dilalui dengan menyeberangi sungai, sehingga keberadaan jalan darat akan sangat membantu efisiensi mobilitas masyarakat dan biaya pembangunan.

“Keberadaan jalan ini sangat vital. Kalau jalan rusak atau bahkan tidak ada sama sekali, desa-desa terpencil akan semakin tertinggal,” tegasnya.

Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait jaringan internet. Beberapa desa di Kotim masih mengalami kendala blank spot yang menyulitkan warga untuk mengakses informasi maupun layanan digital.

“Jaringan internet sangat penting di era digitalisasi sekarang. Dengan koneksi yang memadai, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi, layanan publik, hingga kegiatan ekonomi berbasis online,” jelasnya.

Aspirasi lainnya datang dari masyarakat Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, yang mengusulkan pembukaan lahan sawah seluas 50 hektare. Masyarakat setempat disebut telah menyiapkan lahan dan tenaga kerja untuk mendukung optimalisasi pertanian tersebut.

“Petani di sana sudah siap, baik lahan maupun tenaga kerjanya. Jadi, pemerintah diharapkan bisa memberikan dukungan agar pembukaan lahan ini dapat terealisasi,” ungkap Hafid.

Ia menambahkan, program tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di pedesaan.

“Kalau potensi ini tidak dimanfaatkan, tentu akan sangat disayangkan. Karena lahan sudah ada dan masyarakatnya pun siap bekerja di sektor itu,” pungkasnya. (dd)​

+ posts
Baca Juga  DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Digitalisasi untuk Dorong Pembangunan Daerah