PALANGKA RAYA – Sejumlah atlet yang berada di bawah naungan Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kota Palangka Raya mulai menjalani pelatihan intensif sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 yang akan digelar di Pangkalanbun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Oktober mendatang.
Pelatihan tersebut dilaksanakan di Box DNA Gym yang juga menjadi Sekretariat PBFI Kota Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso IV. Dalam pelaksanaannya, para atlet mendapatkan pengawasan langsung dari tim pelatih yang telah ditunjuk secara resmi oleh PBFI untuk memastikan kualitas latihan tetap terjaga.
Ketua PBFI Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa program latihan intensif ini telah dirancang secara sistematis dengan durasi yang disesuaikan menjelang pelaksanaan Porprov. Seluruh atlet yang akan mewakili daerah telah mulai mengikuti program latihan tersebut secara disiplin.
“Waktu pelatihan atlet berkisar tiga bulan sebelum dimulainya Porprov Kalteng 2026 dan saat ini seluruh atlet binaraga yang akan mewakili Kota Palangka Raya telah mulai berlatih secara intensif di bawah pengawasan pelatih yang terdiri dari tiga orang yakni Frengki selaku Ketua Tim Pelatih, kemudian Haynes dan Muhammad Noor Andiapri selaku pelatih satu dan pelatih dua,” ujarnya baru-baru ini.
Ia menjelaskan, pola pelatihan yang diterapkan difokuskan pada kebutuhan masing-masing atlet sesuai kategori yang diikuti. Hal ini bertujuan agar setiap atlet dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki secara optimal saat bertanding nanti.
Menurutnya, untuk kategori binaraga putra, pihaknya telah menyiapkan lima atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Kota Palangka Raya. Sementara itu, untuk kategori perempuan, atlet akan bertanding pada kelas Women Fitness dan Women Physique.
“Di kelas binaraga kita telah menyiapkan lima atlet yakni Joseph Murpi Yunardi, M. Arsani, Arifin, Santo Paul dan Bakti. Sedangkan untuk kelas Women Fitness dan Women Physique sudah diisi oleh Aulia Yuriza dan Agnes,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proses pembinaan tidak hanya berhenti pada pelatihan intensif semata, tetapi juga diiringi dengan evaluasi berkala terhadap perkembangan atlet. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan efektivitas program latihan yang dijalankan.
“Artinya kita melihat perkembangan atlet melalui hasil evaluasi pelatih PBFI terhadap para atlet yang rencana dilakukan satu bulan sekali. Namun pada intinya kita berusaha mengoptimalkan pelatihan atlet agar ke depannya mampu memberikan hasil yang maksimal,” pungkasnya.
Pelaksanaan Training Center (TC) ini juga menjadi momentum penting bagi para atlet untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, serta mental bertanding. Dengan pengawasan pelatih yang berpengalaman, diharapkan setiap atlet mampu menunjukkan performa terbaiknya di ajang Porprov mendatang.
Selain itu, suasana latihan yang kondusif di fasilitas yang memadai turut menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas latihan para atlet. Hal ini sekaligus mencerminkan keseriusan PBFI Kota Palangka Raya dalam mempersiapkan kontingen yang kompetitif.
Dengan dimulainya pelatihan intensif ini, PBFI Kota Palangka Raya optimistis dapat meraih hasil yang membanggakan pada Porprov Kalteng 2026. Upaya yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan diharapkan mampu membawa prestasi bagi daerah serta mengharumkan nama Kota Palangka Raya di tingkat provinsi. (Red/Adv)










