DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Hilirisasi Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Kalteng, DPRD Dorong Percepatan Industri Pengolahan

10
×

Hilirisasi Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Kalteng, DPRD Dorong Percepatan Industri Pengolahan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan.

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng terus mendorong percepatan program hilirisasi industri sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki daerah.

Melalui pengembangan industri pengolahan, komoditas unggulan diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, mengatakan selama ini Kalteng dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dari sektor perkebunan, kehutanan, pertambangan, hingga perikanan.

Namun, sebagian besar hasil produksi masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga potensi keuntungan yang diperoleh daerah belum optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena nilai tambah dari proses pengolahan justru lebih banyak dinikmati oleh daerah lain yang memiliki fasilitas industri yang memadai.

Oleh karena itu, pembangunan industri hilir dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperkuat struktur ekonomi daerah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Matangkan Sejumlah Raperda Prioritas untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik

“Dengan adanya hilirisasi, komoditas yang dihasilkan masyarakat tidak hanya dijual sebagai bahan baku, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Ini tentu akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah maupun masyarakat,” ujar Bambang, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, hilirisasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Kehadiran industri pengolahan akan membuka kebutuhan tenaga kerja dalam jumlah besar, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sektor-sektor pendukung.

Selain itu, berkembangnya kawasan industri juga diyakini mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di sekitar wilayah industri.

Sektor perdagangan, transportasi, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah berpotensi berkembang seiring meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi.

Bambang menilai Kalteng memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri berbasis komoditas unggulan daerah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Perkuat Dukungan Pencegahan Karhutla, Kesiapsiagaan Kotim Dinilai Semakin Matang

Dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah, daerah ini dinilai memiliki modal kuat untuk membangun ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Dewan sangat mendorong berdirinya hilirisasi industri. Karena program hilirisasi akan menciptakan multiplier effect yang luas. Bukan hanya sektor industri yang berkembang, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program hilirisasi memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai.

Ketersediaan akses jalan, pasokan listrik yang stabil, fasilitas pelabuhan, jaringan logistik, serta kemudahan perizinan menjadi faktor penting dalam menarik minat investor.

Karena itu, DPRD Kalteng mendorong Pemprov bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada pengembangan industri pengolahan.

Langkah tersebut dinilai penting agar investasi yang masuk mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Matangkan Sejumlah Raperda Prioritas untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik

“Kita mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang mendukung pengembangan industri pengolahan,” tambah Bambang.

Ia optimistis, jika hilirisasi dapat berjalan secara konsisten dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, maka Kalteng tidak hanya menjadi daerah penghasil bahan baku, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat industri yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat dan daerah secara berkelanjutan. (adv)​

+ posts