HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Api Karhutla Menjalar di Gambut Dalam Tumbang Nusa

7
×

Api Karhutla Menjalar di Gambut Dalam Tumbang Nusa

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, tepatnya di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya–Banjarmasin Km 32. Kebakaran terjadi pada kawasan gambut dalam yang memiliki vegetasi cukup rapat sehingga penanganan memerlukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh.

“Kondisi gambut dalam menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla karena api tidak hanya berada di permukaan, tetapi dapat menjalar dan menyimpan bara di bawah permukaan,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Agustan Saining, baru-baru ini.

Tim Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng mulai melakukan penanganan sekitar pukul 10.41 WIB dan operasi berlangsung hingga pukul 17.01 WIB. Tim gabungan melakukan pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Baca Juga  Waspada Kabut Asap, Naruk Saritani Minta Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah

“Setelah api di permukaan berhasil dipadamkan, proses pendinginan tetap harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara yang masih bertahan di dalam gambut,” katanya.

Lokasi kebakaran berada pada kawasan dengan vegetasi berupa semak belukar, pohon akasia, geronggang, blangiran, pakis-pakisan, dan tanaman menjalar. Sumber air untuk mendukung proses pemadaman diperoleh dari parit terdekat yang berjarak sekitar 20 meter dari titik kebakaran.

“Penanganan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama karena karakter gambut dalam memungkinkan api bergerak di bawah permukaan dan kembali muncul setelah titik api terlihat padam,” jelas Agustan.

Baca Juga  Pemantauan Karhutla dari Istana Isen Mulang Perkuat Respons

Penanganan melibatkan personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Pemadaman Darat Dalkarhutla, Brimob Polri, BPBD Provinsi Kalteng, serta MPA Jumpun Pambelum. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain satu unit mobil single cabin Dalkarhutla, satu unit Artco, satu unit mesin pompa Honda WL, satu roll selang hisap, lima roll selang tembak, dan satu nozzle spray.

“Koordinasi antarpersonel terus dilakukan selama penanganan agar pemadaman, pembatasan penjalaran, dan pendinginan dapat berjalan efektif sesuai kondisi lokasi,” katanya.

Kebakaran berada di kawasan Area Penggunaan Lain (APL), dengan akses jalan berjarak sekitar 20 meter dari titik kebakaran, sedangkan perkebunan kelapa sawit berada sekitar 100 meter. Hingga operasi berakhir pukul 17.01 WIB, api belum dinyatakan padam total sehingga tim masih melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan untuk mencegah munculnya kembali titik api maupun meluasnya kebakaran.

Baca Juga  Agustiar Sabran Lepas 506 Pramuka Kalteng Menuju Jamnas XII di Cibubur

“Penanganan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi karhutla sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran agar setiap laporan kebakaran dapat segera direspons dan ditangani bersama unsur terkait. Kami memastikan pemantauan tetap dilakukan sampai kondisi benar-benar aman,” tandas Agustan. (Red/Adv)

+ posts