DPRD KALIMANTAN TENGAHEKONOMI & BISNISHEADLINEKARHUTLANASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kolaborasi RSUD Doris Sylvanus dan Smile Train Layani Anak

7
×

Kolaborasi RSUD Doris Sylvanus dan Smile Train Layani Anak

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, meninjau pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak di Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan harapan baru bagi pasien dan keluarga yang membutuhkan tindakan medis.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026, melalui kolaborasi RSUD dr. Doris Sylvanus, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, dan Yayasan Smile Train Indonesia. Pelayanan ditujukan bagi anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit, termasuk masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses maupun pembiayaan pelayanan kesehatan.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial tersebut pada Sabtu (19/9/2026). Ia didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Kalteng Adiah Chandra Sari, Ketua Bidang II Norhani, serta sejumlah pengurus TP PKK Provinsi Kalteng.

Aisyah mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga menyangkut kesempatan anak untuk tumbuh sehat, membangun kepercayaan diri, dan menatap masa depan dengan lebih baik.

“Kegiatan ini bukan semata-mata tindakan medis. Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan harapan baru, membangun kepercayaan diri, dan memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk tumbuh sehat serta menyongsong masa depan yang lebih baik,” ungkapnya, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga  Lima Pejabat Strategis Kalteng Diminta Beri Dampak Nyata

Dalam kunjungannya, Aisyah menyapa dan berinteraksi dengan pasien serta keluarga peserta. Ia juga meninjau rangkaian pelayanan medis yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

Menurut Aisyah, pelayanan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama keluarga dari kabupaten dan wilayah yang relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

“Pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar manfaat pelayanan dapat dirasakan semakin luas,” tuturnya.

Kunjungan tersebut turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dr. Ferry Iriawan, beserta jajaran manajemen rumah sakit. Ferry menilai bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga yang membutuhkan pelayanan.

“Bagi kami, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit ini bukan sekadar tindakan medis, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga yang membutuhkan. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh sehat, percaya diri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Ferry menyampaikan, dari 17 pasien yang mengikuti proses screening, sebanyak 10 pasien dinyatakan siap menjalani tindakan operasi. Menurutnya, setiap pasien membawa harapan besar dari keluarga agar anak dapat memperoleh kesempatan untuk tersenyum dan menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri.

Baca Juga  Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Perlindungan Relawan Penanganan Karhutla

“Dari 17 pasien yang mengikuti proses screening, sebanyak 10 pasien dinyatakan siap dan dapat menjalani tindakan operasi. Kami memahami bahwa di balik setiap pasien ada harapan besar dari keluarga untuk melihat anaknya dapat tersenyum dengan lebih percaya diri,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut didukung tim medis profesional yang terdiri atas dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, dr. Agus Santoso Budi dan dr. Ephora Christina Wulandari, serta dokter anestesi dr. Meilissa Eka Susanti dan dr. Widi Yuli Harianto.

Selain itu, pelayanan melibatkan Tim Perawat Bedah, Tim Penata Anestesi Instalasi Bedah Sentral (IBS), dan Tim Rawat Inap Ruang Melati RSUD dr. Doris Sylvanus. Dukungan tenaga medis dan jajaran rumah sakit menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan secara profesional dan penuh kepedulian.

Ferry juga mengapresiasi sinergi antara RSUD dr. Doris Sylvanus, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Smile Train Indonesia. Ia menilai kolaborasi tersebut memiliki arti penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga pemulihan kepercayaan diri pasien.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Salurkan Sembako dan KHBS kepada Warga Kalampangan

“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada PKK Provinsi Kalimantan Tengah dan Smile Train Indonesia atas sinergi yang telah terjalin. Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena pelayanan kesehatan bukan hanya tentang menyembuhkan, tetapi juga tentang menghadirkan harapan dan mengembalikan kepercayaan diri pasien,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui RSUD dr. Doris Sylvanus bersama TP PKK dan Smile Train Indonesia berharap pelayanan operasi bibir sumbing dan langit-langit dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan membuka akses pelayanan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan tindakan medis.

Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada penanganan kondisi medis, tetapi juga pada pemulihan kualitas hidup, kepercayaan diri, dan harapan anak serta keluarganya. (Red/Adv)

+ posts