PEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Musda VIII AMPI Kalteng Jadi Ajang Konsolidasi Pemuda, Wagub Tekankan Peran Strategis Generasi Muda

17
×

Musda VIII AMPI Kalteng Jadi Ajang Konsolidasi Pemuda, Wagub Tekankan Peran Strategis Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) Kalteng Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, di Ballroom Aquarius Hotel Palangka Raya, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis kepemudaan untuk menghadapi tantangan pembangunan di era digital.

Musda VIII AMPI dihadiri oleh pengurus DPD AMPI Kalteng, delegasi dari DPD AMPI kabupaten/kota se-Kalteng, unsur organisasi, serta dewan pembina dan dewan penasihat. Total peserta yang terdaftar mencapai 150 orang.

Ketua Panitia Pelaksana, Fajri, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda bertujuan melakukan evaluasi terhadap program kerja organisasi periode sebelumnya, menyusun rekomendasi organisasi sebagai pedoman arah kebijakan ke depan, memperkuat kelembagaan AMPI di seluruh daerah, serta melaksanakan proses regenerasi kepemimpinan secara demokratis dan sesuai mekanisme organisasi.

Baca Juga  Tanpa APBD, Kolaborasi Masyarakat Sukseskan Hari Jadi Palangka Raya

Selain itu, forum tersebut juga menjadi agenda penting untuk memilih Ketua DPD AMPI Kalteng periode 2026-2031 yang akan memimpin organisasi dalam menghadapi dinamika pembangunan dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa Musda merupakan bagian penting dari kehidupan organisasi yang berfungsi sebagai sarana evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan strategi pembangunan organisasi ke depan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh pergantian kepemimpinan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh kader dalam menjaga soliditas, meningkatkan kapasitas, dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Musda bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Edy.

Baca Juga  Agustiar Sabran Optimistis Kontingen Pesparawi Kalteng Raih Prestasi Nasional

Ia menambahkan, pemuda memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat, generasi muda dituntut mampu menjadi pelopor perubahan yang produktif, inovatif, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

AMPI sebagai organisasi kepemudaan, lanjutnya, diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak kader-kader muda yang memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, pelopor kemajuan, dan agen persatuan yang mampu menjaga harmonisasi di tengah keberagaman masyarakat Kalteng,” ujarnya.

Musda VIII AMPI tahun ini mengusung tema “Transformasi Peran AMPI Dalam Memperkuat Kepemimpinan Pemuda, Demokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan di Era Digital”.

Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan saat ini, di mana peran pemuda semakin penting dalam mendukung penguatan demokrasi, pembangunan ekonomi, serta pemanfaatan teknologi untuk kemajuan daerah.

Baca Juga  Tanpa APBD, Kolaborasi Masyarakat Sukseskan Hari Jadi Palangka Raya

Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai gagasan dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan Kalteng.

Selain itu, Musda juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan Pemprov dalam mendorong terciptanya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan. (adv)​

+ posts