DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Aspirasi Warga Desa Palampai Disampaikan Noor Fazariah, Fokus Penguatan Nelayan dan Infrastruktur Desa

206
×

Aspirasi Warga Desa Palampai Disampaikan Noor Fazariah, Fokus Penguatan Nelayan dan Infrastruktur Desa

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng sekaligus Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) V Kapuas–Pulang Pisau, Noor Fazariah Kamayanti, menampung dan menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Desa Palampai, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas.

Aspirasi tersebut mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan fisik, serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang aktivitas warga.

Dalam bidang kesejahteraan rakyat, masyarakat Desa Palampai mengusulkan dukungan terhadap rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dikawal oleh Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan nelayan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

Baca Juga  Antisipasi Dampak BBM, Gubernur Dorong Distribusi Tepat Sasaran dan Pengawasan Ketat di Kalteng

“Masyarakat berharap dana desa yang direncanakan untuk mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat dimasukkan ke dalam pokok pikiran (pokir), sehingga proses perencanaannya lebih terarah dan mendapat dukungan lintas sektor,” kata Noor Fazariah, belum lama ini.

Ia menambahkan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas nasional dengan dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bentuk dukungan meliputi pendampingan sumber daya manusia, pelatihan usaha, hingga kemudahan akses permodalan, agar nelayan dapat mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga  Lonjakan Harga Minyak Dunia Picu Kenaikan BBM, DPRD Kalteng Ajak Warga Tetap Rasional

Di sisi lain, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur desa. Jalan lingkungan yang mengalami kerusakan dinilai perlu segera mendapat perhatian karena berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil produksi dan mobilitas warga.

Bahkan, sebelumnya masyarakat secara swadaya melakukan perbaikan sementara pada jembatan penghubung antar-RT yang telah lama rusak.

“Masih ada beberapa RT yang belum memiliki penerangan dan pasokan listrik yang memadai. Hal ini tentu mempengaruhi kenyamanan, keamanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. (dd)​

Baca Juga  Rujana Anggraini Apresiasi Lomba Puisi Kartini Dorong Kreativitas Perempuan Daerah
+ posts