HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kalteng Kebut Program Cetak Sawah, Kontrak Lahan Capai 67 Ribu Hektare

264
×

Kalteng Kebut Program Cetak Sawah, Kontrak Lahan Capai 67 Ribu Hektare

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus mengakselerasi pelaksanaan program cetak sawah sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional.

Program ini menargetkan perluasan lahan hingga 85.740 hektare, dengan progres kontrak lahan yang telah terealisasi mencapai 67.149 hektare.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan, percepatan program ini harus dijalankan dengan penuh sinergi seluruh pihak.

“Untuk mewujudkan swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Republik Indonesia, kita perlu bergerak cepat, kompak, dan berkomitmen,” ujarnya baru-baru ini.

Sejauh ini, kegiatan lapangan yang meliputi land clearing (pembersihan lahan) dan land leveling (perataan lahan) sudah menyentuh sekitar 20 ribu hektare, sedangkan pengolahan tanah mencapai lebih dari 3 ribu hektare.

Wilayah pelaksanaan mencakup sejumlah daerah, seperti Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, dan beberapa lainnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kalteng membentuk Tim Monitoring Percepatan Cetak Sawah dan Optimasi Lahan yang dipimpin Wakil Gubernur.

Tim ini beranggotakan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, aparat TNI/Polri, kejaksaan, hingga pelaku usaha dan kelompok tani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga terus menyiapkan dukungan teknis, seperti alat mesin pertanian (alsintan), brigade pangan, hingga pendampingan kepada petani.

“Apabila luas sawah bertambah, maka produksi padi juga meningkat. Varietas lokal seperti Siam saja mampu menghasilkan 5–6 ton gabah per hektare. Jika program ini berjalan optimal, kontribusinya terhadap stok pangan nasional tentu sangat besar,” jelas Rendy.

Dengan langkah ini, Kalteng menegaskan komitmennya sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang diharapkan mampu menopang ketahanan pangan Indonesia. (red/adv)​

+ posts
Baca Juga  DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Digitalisasi untuk Dorong Pembangunan Daerah