DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Musrenbang RKPD 2027, Ketua DPRD Barito Utara Soroti Arah Pembangunan

16
×

Musrenbang RKPD 2027, Ketua DPRD Barito Utara Soroti Arah Pembangunan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027

MUARA TEWEH – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 harus mampu menghasilkan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027 di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026) lalu.

Menurut Mery, Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Forum ini juga menjadi wadah penting untuk menyinergikan prioritas pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan bahwa hasil Musrenbang akan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang selanjutnya menjadi acuan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

“Musrenbang tidak boleh dipandang sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini harus menjadi ruang strategis untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Barito Utara,” ujarnya, baru-baru ini.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Sambut Parlemen Inggris, Perkuat Sinergi Global untuk Pelestarian Lingkungan

Mery menilai, Musrenbang memiliki peran penting dalam memastikan setiap program pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan dampak langsung dan dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap capaian pembangunan sebelumnya. Evaluasi tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, pengentasan kemiskinan, serta penciptaan lapangan kerja.

Menurutnya, evaluasi menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana program pembangunan yang telah dilaksanakan mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

Namun demikian, Mery mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Di antaranya adalah pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi lokal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Baca Juga  Resmi Jabat Pj Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden Diminta Perkuat Sinergi dan Kinerja Birokrasi

Ia menilai, tantangan tersebut harus dijawab melalui perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berbasis data yang akurat.

Hj Mery juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memfokuskan program prioritas yang berbasis kebutuhan riil di lapangan. Program tersebut harus disusun secara realistis dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi usulan pembangunan yang berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Menurutnya, sinkronisasi tersebut diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan secara efektif dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.

Baca Juga  Optimalisasi BBI Talohen Digenjot, Kolaborasi Pemprov Kalteng dan Barito Timur Perkuat Ketahanan Pangan

Dengan perencanaan yang baik dan koordinasi yang kuat, Mery optimistis pembangunan di Kabupaten Barito Utara dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Ia berharap Musrenbang RKPD 2027 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, merata, dan berkeadilan di seluruh wilayah Barito Utara.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berdaya saing.

Dengan demikian, Musrenbang tidak hanya menjadi forum perencanaan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. (Red/Adv)