AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa SMA/SMK/SKH

20
×

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan Untuk Siswa SMA/SMK/SKH

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peluncuran Program Strategis Sektor Pendidikan Tahun 2026.

Program tersebut memberikan bantuan pendidikan bagi puluhan ribu siswa di berbagai daerah di Kalimantan Tengah untuk membantu kebutuhan belajar mereka.

Peluncuran program dilaksanakan di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dan diikuti oleh sekitar 90 ribu siswa secara daring dari berbagai kabupaten dan kota.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menyampaikan bahwa bantuan pendidikan ini ditujukan bagi sekitar 60 ribu siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus di seluruh wilayah provinsi.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan pemerintah daerah agar siswa dapat menjalani proses pendidikan dengan lebih optimal.

“Alhamdulillah hari ini terlaksana serempak se-Kalteng. Ada 90.000 siswa kita yang mengikuti peluncuran ini melalui Zoom meeting. Ini adalah bukti Pak Gubernur menepati komitmen yang pernah disampaikan sebelumnya,” ujar Reza Prabowo usai kegiatan, Kamis (05/03/2026).

Baca Juga  Perkuat Pembangunan SDM, Pemprov Kalteng Luncurkan Sejumlah Program Strategis Pendidikan

Ia menjelaskan bahwa setiap siswa kelas X SMA dan SMK akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp1.500.000.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa pada masa awal memasuki jenjang pendidikan menengah.

Reza menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui dua skema utama agar penggunaannya lebih terarah dan merata.

Skema pertama berupa Simpanan Pelajar sebesar Rp500.000 yang disalurkan langsung ke rekening Bank Kalteng milik siswa.

Dana tersebut diberikan dalam dua tahap masing-masing sebesar Rp250.000 sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan belajar siswa.

Sementara itu, bantuan sebesar Rp1.000.000 lainnya disalurkan melalui mekanisme Bantuan Operasional Sekolah Daerah untuk pengadaan perlengkapan sekolah.

Baca Juga  Wagub Kalteng Edy Pratowo Hadiri Peresmian Gedung MERC Fakultas Kedokteran UPR

Perlengkapan yang dimaksud meliputi tas, buku, sepatu, serta berbagai kebutuhan belajar lainnya termasuk seragam sekolah.

“Untuk seragam batik dan olahraga itu serempak se-Kalteng. Sedangkan untuk perlengkapan lain seperti sepatu atau seragam putih abu-abu, pengaturannya akan dikombinasikan agar bantuan merata dan tidak tertumpuk pada satu orang saja,” jelasnya.

Selain program bantuan bagi siswa, pemerintah daerah juga terus mengembangkan program Satu Rumah Satu Sarjana yang memberikan bantuan kuliah gratis bagi mahasiswa asal Kalimantan Tengah.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas.

Namun demikian, berdasarkan hasil evaluasi, mekanisme penyaluran bantuan bagi mahasiswa kini dilakukan langsung melalui rekening universitas.

Baca Juga  Pemprov Kalteng dan Polda Matangkan Pengamanan Ramadan dan Idulfitri Lewat Operasi Ketupat Telabang 2026

“Untuk mahasiswa, uangnya tidak lagi masuk ke rekening pribadi masing-masing, melainkan langsung disalurkan ke rekening universitas. Universitas yang akan mengelola untuk kebutuhan kuliah mahasiswa tersebut. Ini merupakan hasil evaluasi agar penggunaan dana lebih tepat sasaran untuk biaya pendidikan,” tegas Reza.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mengevaluasi pelaksanaan program bantuan pendidikan agar seluruh bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Setiap kebijakan akan kita evaluasi terus untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Program strategis pendidikan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan serta memperluas akses belajar bagi generasi muda Kalimantan Tengah. (Red/Adv)