DPRD BARITO UTARA

DPRD Barito Utara Harapkan Penataan Pasar Pendopo Tingkatkan Perekonomian Pedagang

6
×

DPRD Barito Utara Harapkan Penataan Pasar Pendopo Tingkatkan Perekonomian Pedagang

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji.

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, mengapresiasi langkah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) yang melakukan monitoring pembongkaran Blok Pasar Pendopo dan meninjau kesiapan lokasi relokasi bagi para pedagang terdampak belum lama ini.

Penataan kawasan pasar dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung terciptanya pusat perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Edi menilai, proses penataan pasar perlu dilaksanakan secara terukur dengan mengedepankan kepentingan para pedagang yang selama ini menjadi bagian penting dalam perputaran ekonomi daerah.

Keberadaan pasar tradisional masih memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sehingga pelaksanaan relokasi harus dipastikan berjalan dengan baik.

“Kami mendukung langkah Disdagrin yang turun langsung memantau proses pembongkaran sekaligus memastikan lokasi relokasi bagi para pedagang. Yang terpenting, para pedagang tetap dapat berjualan dengan nyaman sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” katanya, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga  Pengurus Baru PPNI Diharapkan Perkuat Mutu Layanan Kesehatan di Barito Utara

Ia mengatakan, penataan Pasar Pendopo merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih representatif.

Dengan lingkungan pasar yang tertata, masyarakat akan memperoleh kenyamanan saat berbelanja, sementara para pedagang dapat menjalankan usahanya dalam kondisi yang lebih baik.

Menurut Edi, pembangunan dan penataan pasar tidak hanya berbicara mengenai pembenahan fisik bangunan, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan aktivitas ekonomi para pedagang.

Oleh karena itu, kesiapan lokasi relokasi menjadi aspek yang sangat penting untuk menjamin kelancaran proses transisi selama penataan berlangsung.

Ia berharap lokasi relokasi yang telah disiapkan mampu mengakomodasi kebutuhan para pedagang, baik dari sisi aksesibilitas, keamanan, kebersihan, maupun fasilitas pendukung lainnya.

Dengan fasilitas yang memadai, daya tarik pasar tetap dapat dipertahankan sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Pelatihan Berbasis Analisis Kebutuhan Jadi Kunci Kemajuan Perkebunan Barito Utara

“Komunikasi antara pemerintah daerah dengan pedagang perlu terus diperkuat agar setiap tahapan penataan pasar berjalan kondusif serta meminimalkan potensi kendala di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edi menilai komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pedagang menjadi salah satu kunci keberhasilan penataan pasar.

Sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan membantu para pedagang memahami setiap tahapan yang dilaksanakan, termasuk terkait jadwal pembongkaran maupun mekanisme relokasi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh proses penataan dilakukan secara humanis dan mengutamakan musyawarah.

Pendekatan yang melibatkan para pedagang dalam setiap tahapan dinilai akan menciptakan rasa memiliki terhadap program penataan yang dijalankan pemerintah daerah.

“Kami berharap seluruh proses penataan dilakukan secara bertahap, humanis, dan mengedepankan musyawarah. Dengan demikian, pedagang merasa diperhatikan dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan perdagangan yang optimal,” ungkapnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Pembahasan APBD 2025 dan KUA-PPAS 2027

Edi optimistis penataan Pasar Pendopo akan membawa dampak positif bagi perkembangan sektor perdagangan di Barito Utara.

Dengan dukungan seluruh pihak, pasar yang lebih tertata diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat, memperkuat perekonomian pedagang, serta menjadi pusat aktivitas ekonomi yang semakin produktif di masa mendatang. (adv)​

+ posts