DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu untuk Buka Akses 23 Desa

20
×

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu untuk Buka Akses 23 Desa

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid.

PALANGKA RAYA – Komisi IV DPRD Kalteng menegaskan komitmennya mengawal percepatan pembangunan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu di Kotawaringin Timur (Kotim) setelah ruas itu resmi menjadi kewenangan Pemprov Kalteng.

Penanganan infrastruktur secara bertahap dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid mengatakan, pada tahun anggaran 2026 Pemprov Kalteng telah mengalokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar untuk membangun lima unit box culvert sebagai tahap awal penanganan ruas jalan.

“Penanganannya dilakukan secara bertahap. Tahun ini dialokasikan Rp2,5 miliar untuk pembangunan lima unit box culvert,” kata Hafid, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, rencana pembangunan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalteng bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng.

Baca Juga  SIDAGRIN Jadi Langkah Maju Digitalisasi Arsip, DPRD Dorong Inovasi Pelayanan Terus Diperluas

Pembangunan box culvert diprioritaskan untuk mengatasi sejumlah titik yang selama ini menjadi hambatan bagi kelancaran arus transportasi, terutama saat musim hujan.

Keberadaan infrastruktur penunjang itu diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas jalan pada tahap-tahap berikutnya. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga pelayanan publik diyakini akan berlangsung lebih efektif.

Hafid menilai pembangunan jalan bukan hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat perekonomian daerah.

Akses transportasi yang memadai akan mempermudah pemasaran hasil pertanian dan perkebunan serta membuka peluang berkembangnya sektor usaha dan pariwisata.

Baca Juga  Pelaku UMKM Seruyan Tingkatkan Kapasitas Digital demi Perluas Akses Pasar

“Kami berharap akses jalan masyarakat semakin baik sehingga mampu mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu memiliki panjang sekitar 125 kilometer dan menjadi salah satu jalur strategis di Kotim.

Ruas ini menghubungkan jalan nasional hingga perbatasan Katingan serta menjadi akses utama bagi masyarakat di Kecamatan Cempaga, Kecamatan Seranau, dan Kecamatan Pulau Hanaut.

Peran jalan itu dinilai sangat vital karena melayani mobilitas sedikitnya 23 desa. Peningkatan kondisi jalan diyakini mampu mengurangi keterisolasian wilayah, memangkas waktu tempuh, menekan biaya distribusi hasil produksi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan timur Kalteng.

Hafid menegaskan Komisi IV DPRD Kalteng akan terus mengawal proses pembangunan agar dukungan anggaran dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga  FMIPA UPR Wujudkan Kampung KEREN Berbasis Sains Demi Seribu Kehidupan

Pengawasan itu dilakukan agar penanganan ruas Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya akan terus mengawal agar pembangunan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu mendapat dukungan anggaran secara berkelanjutan dari Pemprov Kalteng,” tegasnya. (adv)​

+ posts