DPRD BARITO UTARA

Pelatihan Berbasis Analisis Kebutuhan Jadi Kunci Kemajuan Perkebunan Barito Utara

16
×

Pelatihan Berbasis Analisis Kebutuhan Jadi Kunci Kemajuan Perkebunan Barito Utara

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat.

MUARA TEWEH – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan mendapat dukungan dari DPRD Barito Utara.

Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat, menilai pelatihan yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan akan memberikan manfaat yang lebih nyata bagi para petani dibandingkan program yang bersifat umum.

Dukungan itu disampaikannya setelah Dinas Pertanian Barito Utara menggelar sosialisasi Analisa Kebutuhan Pelatihan (AKP) sebagai bagian dari penyusunan program pengembangan kapasitas petani belum lama ini.

Kegiatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku perkebunan sehingga materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Hasrat mengatakan sektor perkebunan masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Barito Utara.

Baca Juga  Pengurus Baru PPNI Diharapkan Perkuat Mutu Layanan Kesehatan di Barito Utara

Karena itu, peningkatan kemampuan petani harus menjadi perhatian bersama agar produktivitas dan daya saing komoditas perkebunan terus meningkat.

“Legislatif memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Analisis kebutuhan menjadi fondasi penting sebelum menyusun program pelatihan. Dengan begitu, materi yang diberikan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi petani dan dapat diterapkan secara langsung,” katanya, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai penguatan SDM menjadi investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak luas bagi pembangunan sektor pertanian dan perkebunan.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan juga diharapkan mampu memperluas wawasan petani mengenai penggunaan teknologi, pengelolaan usaha tani, hingga strategi menghadapi perubahan iklim dan dinamika pasar.

Di sisi lain, Hasrat mengingatkan bahwa tantangan perkebunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan serangan hama dan penyakit tanaman, tetapi juga menyangkut efisiensi budidaya, pengelolaan lahan, serta kemampuan petani dalam mengikuti perkembangan teknologi pertanian modern.

Baca Juga  SIDAGRIN Jadi Langkah Maju Digitalisasi Arsip, DPRD Dorong Inovasi Pelayanan Terus Diperluas

Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia berharap hasil analisis yang telah dihimpun melalui kegiatan AKP tidak berhenti sebagai data semata, melainkan menjadi dasar penyusunan program pelatihan yang terarah, berkesinambungan, dan memiliki target capaian yang jelas.

DPRD Barito Utara, lanjutnya, siap mendukung kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM perkebunan, termasuk melalui pembahasan anggaran sesuai kewenangan lembaga legislatif.

Sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani diyakini menjadi faktor penting dalam memperkuat sektor perkebunan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Baca Juga  DPRD Barito Utara Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Sekolah Sehat dan Generasi Bebas Stunting

“Harapan kami, setelah pemetaan kebutuhan selesai dilakukan, pelaksanaan pelatihannya dapat segera direalisasikan. SDM yang unggul akan melahirkan petani yang lebih produktif, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” tutupnya. (adv)​

+ posts