HEADLINEPEMKAB BARITO SELATAN

Pemkab Barsel Dukung Langkah Terpadu Penanganan Karhutla di Kalteng

299
×

Pemkab Barsel Dukung Langkah Terpadu Penanganan Karhutla di Kalteng

Sebarkan artikel ini

BUNTOK – Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Rakor dipimpin Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq, dihadiri Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta kepala daerah se-Kalimantan Tengah. Data BMKG menunjukkan musim kemarau bersifat normal, namun potensi kebakaran tinggi terutama di lahan gambut.

“KLHK berperan memberi arah kebijakan lingkungan, mengendalikan pelaksanaan tugas, menegakkan hukum, dan memulihkan ekosistem sebagai bagian dari Desk Karhutla,” ujar Hanif Faisol, Kamis (07/08/2025) kemarin.

Baca Juga  Balap Liar di Palangka Raya Terus Berulang, Pakar Hukum Dorong Penindakan Tegas dan Solusi Terpadu

Ia menambahkan, edukasi masyarakat, pelarangan pengeringan lahan gambut, pembangunan sekat kanal, dan pengaktifan satgas Karhutla adalah langkah pencegahan yang wajib dilakukan bersama.

BPBD melaporkan per 4 Agustus 2025 terdapat 1.317 hotspot di Kalteng, dengan 326 kejadian membakar sekitar 451 hektare lahan. Pada 6 Agustus, tidak ditemukan hotspot berkonfidensi tinggi, namun ada 11 titik sedang di sejumlah kabupaten.

Mayoritas kebakaran terjadi di lahan mineral dan beberapa titik lahan gambut kawasan konsesi perusahaan. BMKG memperkirakan tingkat kemudahan terbakar meningkat pada 8–9 Agustus 2025 di wilayah selatan dan tengah.

Baca Juga  Satgas PASTI Temukan Modus Baru Penipuan Keuangan Digital

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengingatkan pentingnya belajar dari karhutla besar 2015 dan 2019, yang membakar ratusan ribu hektare. Deteksi dini dan sinergi lintas sektor menjadi harga mati.

Bupati Eddy Raya Samsuri menegaskan dukungan Pemkab Barsel terhadap langkah pemerintah pusat dan provinsi. “Kami ingin masyarakat tetap dapat beraktivitas normal tanpa kabut asap,” katanya.

Rakor ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama dan penyerahan bantuan peralatan pemadaman kepada Gubernur Kalteng. “Sinergi ini adalah kunci keberhasilan pencegahan karhutla,” pungkas Eddy. (Red/Adv/Via)

Baca Juga  Legislator Barito Utara ini Nilai Pembangunan Jalan Dan Jembatan Sangat Strategis
+ posts