PEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Agustiar Sabran: Huma Betang Night Perkuat Identitas Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pulang Pisau

36
×

Agustiar Sabran: Huma Betang Night Perkuat Identitas Budaya dan Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pulang Pisau

Sebarkan artikel ini

PULANG PISAU – Semarak Huma Betang Night mewarnai peringatan Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau yang berlangsung di Stadion H.M. Sanusi, Sabtu malam (11/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan, melestarikan budaya lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir langsung bersama Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, unsur Forkopimda Kalteng, Pj Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, jajaran Forkopimda Pulang Pisau, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan Huma Betang Night bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan pembangunan Pulang Pisau yang kini memasuki usia ke-24.

Kegiatan itu diharapkan menghadirkan kegembiraan sekaligus memperkuat optimisme masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai suasana yang penuh kebersamaan akan melahirkan energi positif bagi masyarakat untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan berkontribusi dalam mewujudkan daerah yang semakin maju.

Baca Juga  FMIPA UPR Wujudkan Kampung KEREN Berbasis Sains Demi Seribu Kehidupan

“Huma Betang Night kita hadirkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus membawa kegembiraan bagi masyarakat Pulang Pisau. Kalau hati kita gembira, hati kita bahagia, kita akan semakin sehat, optimistis, dan produktif,” ujar Agustiar.

Gubernur menegaskan pembangunan tidak boleh mengesampingkan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Kalteng.

Nilai-nilai Huma Betang harus tetap menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, toleran, dan saling menghargai di tengah keberagaman.

“Pembangunan harus maju, tetapi budaya kita tidak boleh layu. Hal ini sejalan dengan visi dan misi kami membangun Kalteng tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal, dengan Spirit Huma Betang dalam bingkai NKRI,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga semangat gotong royong, mempererat persaudaraan, serta memperkuat solidaritas sosial.

Kebersamaan dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selain menjadi panggung budaya, Huma Betang Night dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

Baca Juga  FMIPA UPR Wujudkan Kampung KEREN Berbasis Sains Demi Seribu Kehidupan

Kehadiran ribuan masyarakat memberikan peluang bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor ekonomi kreatif untuk meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.

Agustiar juga mengingatkan jajaran pemerintah daerah agar kebijakan efisiensi anggaran dipahami sebagai langkah meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.

Setiap program pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat melalui perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat sasaran.

“Efisiensi justru menuntut kita bekerja lebih cermat, lebih terukur, lebih inovatif, dan lebih tepat sasaran, sehingga setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Pada akhir sambutan, Gubernur mengucapkan selamat Hari Jadi ke-24 Pulang Pisau serta berharap daerah itu terus berkembang menjadi wilayah yang maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan Huma Betang Night diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah sekaligus menjadi media pelestarian seni, budaya, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga  FMIPA UPR Wujudkan Kampung KEREN Berbasis Sains Demi Seribu Kehidupan

Ia mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan hiburan yang edukatif bagi masyarakat, memberikan ruang bagi seniman daerah menampilkan kreativitasnya, serta memperluas peluang usaha bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal.

Melalui konsep yang memadukan budaya dan modernitas, Huma Betang Night diharapkan semakin memperkokoh semangat persatuan dalam bingkai NKRI.

Acara semakin meriah dengan penampilan berbagai kesenian khas Kalteng, seperti karungut, badeder, tandak timang, serta hiburan dari sejumlah artis lokal yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat Pulang Pisau. (adv)​

+ posts