MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Al Hadi menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkai dengan launching buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Aula C Setda Barito Utara.
Menurut H. Al Hadi, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat penanaman nilai integritas dan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan maupun dunia pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mengikuti rakor pengendalian inflasi ini, karena persoalan inflasi berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, terutama stabilitas harga bahan pokok dan daya beli masyarakat,” ujar H. Al Hadi di Muara Teweh, baru-baru ini.
Ia menilai, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan agar kondisi ekonomi daerah tetap stabil dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.
Menurutnya, langkah antisipasi harus terus dilakukan pemerintah daerah, mulai dari menjaga distribusi barang, kestabilan harga pasar, hingga memperkuat ketahanan pangan daerah agar inflasi tetap terkendali.
“Koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar distribusi barang berjalan lancar dan harga kebutuhan pokok tetap stabil. DPRD tentu siap mendukung program pemerintah daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya.
Politisi DPRD Barito Utara tersebut juga memberikan apresiasi terhadap launching buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi yang dilaksanakan bersamaan dengan rakor pengendalian inflasi tersebut.
Ia mengatakan, pendidikan antikorupsi memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki sikap jujur, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai integritas sejak dini.
“Pendidikan antikorupsi sangat penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki mental yang kuat dan menjunjung tinggi budaya jujur serta transparan,” tambahnya.
Menurut H. Al Hadi, keberadaan buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan maupun pemerintahan.
Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui penanaman nilai antikorupsi.
H. Al Hadi optimistis, melalui sinergi yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh stakeholder, pengendalian inflasi di Kabupaten Barito Utara dapat berjalan optimal serta mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (Red/ADV)










