EKONOMI & BISNISHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital di Kalimantan Tengah Melalui GEMPITA 2026

22
×

Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital di Kalimantan Tengah Melalui GEMPITA 2026

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kegiatan Pembukaan GEMPITA 2026 di Ballroom M Bahalap Hotel Palangka Raya.

 

PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan GEMPITA 2026 atau Gebyar Literasi PeKA, QRIS, dan Cinta Bangga Paham Rupiah selama dua hari pada 7–8 Mei 2026 di Ballroom M Bahalap Hotel Palangka Raya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sistem pembayaran digital, pelindungan konsumen, serta peningkatan akseptasi transaksi non tunai di Kalimantan Tengah.

Kegiatan itu diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari OJK, Satgas PASTI, aparatur sipil negara pemerintah daerah, BAZNAS, pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas lintas sektor di Kota Palangka Raya.

Pada hari pertama, Kamis (7/5/2026), rangkaian kegiatan diawali dengan Kick Off GEMPITA 2026 sekaligus peluncuran delapan program dan lomba strategis yang menjadi bagian dari penguatan literasi digital dan sistem pembayaran di daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan, GEMPITA 2026 hadir sebagai gerakan kolaboratif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap transaksi digital yang aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Al Hadi Minta Aparat Tak Tebang Pilih, Jaringan Narkoba di Barito Utara Harus Diungkap hingga Puncak

“GEMPITA 2026 hadir sebagai gerakan bersama untuk mendorong masyarakat semakin melek digital, cerdas dalam bertransaksi, serta bangga menggunakan Rupiah. Melalui sinergi antara Bank Indonesia, OJK, industri perbankan, dunia pendidikan, UMKM, dan masyarakat luas, kami berharap tercipta ekosistem pembayaran digital yang inklusif, aman, dan berdaya saing,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, terdapat delapan program dan lomba strategis yang resmi di-kick off dalam GEMPITA 2026. Program tersebut meliputi Mini Championship TP2DD, SP Bahalap dan Merchant Bahalap, Kas Titipan Perfect, HAPAQAT atau Harmoni Amal Pembayaran QRIS Kalimantan Tengah, Geber PeKA Bakena, Duta PeKA Digital dan UGC Mandatory, QRIS Warzone, serta Lomba Basket 5×5 CBP Rupiah Championship.

Menurut Yuliansah, seluruh program itu dirancang agar dapat melibatkan berbagai lapisan masyarakat dalam mendukung perluasan penggunaan QRIS dan penguatan literasi transaksi digital di Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Reuni Akbar SMAGA Satukan 47 Angkatan, Dorong Sinergi Alumni untuk Kalteng Lebih Maju

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow Sistem Pembayaran Digital dan Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP Rupiah). Talkshow tersebut menghadirkan narasumber dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Director Program and Policy Advocacy AFTECH, serta perwakilan KPw Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam sesi itu, para narasumber membahas perkembangan sistem pembayaran digital, interoperabilitas transaksi elektronik, hingga penguatan literasi QRIS dan CBP Rupiah sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital nasional.

Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pelindungan konsumen melalui talkshow inspiratif bersama Putri Indonesia Kalimantan Tengah 2025 dan perwakilan KPw BI Provinsi Kalimantan Tengah. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital serta pentingnya menjaga keamanan dalam bertransaksi secara elektronik.

Pada hari kedua, Jumat (8/5), kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) terkait interoperabilitas sistem pembayaran yang melibatkan industri perbankan dan Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kolaborasi dan kesiapan sistem pembayaran digital yang semakin terintegrasi.

Baca Juga  Ketua DPRD Apresiasi Sinergi Pemkab Bersama Kajari Baru Barito Utara

Melalui penyelenggaraan GEMPITA 2026, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah berhasil mendorong peluncuran delapan program strategis, memperkuat literasi QRIS, CBP Rupiah, serta pelindungan konsumen, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai interoperabilitas dan keamanan transaksi digital.

Bank Indonesia berharap rangkaian kegiatan GEMPITA 2026 mampu memperkuat ekosistem pembayaran digital di Kalimantan Tengah agar terus berkembang secara inklusif, aman, efisien, dan berdaya saing, sejalan dengan penguatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen di era digital. (Red/ADV)

+ posts