DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Aktivitas Jetty Kembali Normal, DPRD Tekankan Pentingnya Sinergi

13
×

Aktivitas Jetty Kembali Normal, DPRD Tekankan Pentingnya Sinergi

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto.

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Ardianto, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah demi keberlangsungan usaha masyarakat, khususnya di Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan.

Menurut Ardianto, kondisi wilayah yang aman dan kondusif menjadi faktor utama dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk operasional perusahaan yang selama ini berkontribusi terhadap perekonomian lokal.

“Kita semua harus menjaga kondusivitas daerah. Perusahaan yang beroperasi di wilayah ini telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Sudah seharusnya kita bersama-sama memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran operasional mereka,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menekankan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak perusahaan menjadi kunci dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Desa Bintang Ninggi 2 dan sekitarnya.

Baca Juga  Paripurna DPRD Kalteng Bahas LKPj 2025, Fondasi Awal Pembangunan Lima Tahun Ditekankan

Ardianto menjelaskan, sebelumnya masyarakat Desa Bintang Ninggi 2 telah menggelar selamatan adat Dayak Bakumpai berupa tapung tawar di area pelabuhan Jetty PT BIMA pada Jumat (27/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas kembali normalnya aktivitas jasa mooring yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.

Sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara, Ardianto menilai kegiatan adat tersebut tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut diinisiasi oleh pengurus mooring dan dihadiri oleh pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, pihak perusahaan, serta masyarakat umum.

Baca Juga  Usai Lebaran, Gubernur Kalteng Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Kawal KHBS Tepat Sasaran

Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan itu juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga setelah sempat terjadi penghentian aktivitas akibat adanya klaim kepemilikan lahan oleh pihak luar desa.

Ardianto mengungkapkan bahwa aktivitas di Jetty sebelumnya sempat terhenti sejak adanya surat tertanggal 23 Desember 2025 yang memicu sengketa lahan.

Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat desa, dengan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah akibat terhentinya aktivitas jasa mooring.

Sementara itu, Ketua Pengurus Mooring Desa Bintang Ninggi 2, Erkanadi, menyampaikan bahwa selamatan syukuran tersebut menjadi momentum penting untuk memulai kembali aktivitas ekonomi masyarakat secara normal.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan selamatan sebagai ungkapan syukur karena aktivitas di Jetty sudah kembali normal. Kami berharap ke depan tidak ada lagi hambatan, sehingga masyarakat bisa kembali mencari nafkah dengan tenang dan berkelanjutan,” kata Erkanadi.

Baca Juga  Literasi Keuangan Digital Ditekankan, DPRD Kalteng Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Dengan kembali normalnya aktivitas di pelabuhan Jetty PT BIMA, masyarakat berharap kegiatan ekonomi dapat berjalan lancar tanpa hambatan di masa mendatang.

Ardianto menegaskan bahwa menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga keberlangsungan usaha dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan komunikasi guna menciptakan iklim yang aman, stabil, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Barito Utara. (Red/Adv)