DPRD BARITO UTARAHEADLINE

DPRD Barito Utara Ajak Warga Jaga Ekosistem Perairan

5
×

DPRD Barito Utara Ajak Warga Jaga Ekosistem Perairan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian ekosistem perairan setelah pelaksanaan restocking benih ikan di kawasan DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan agar populasi ikan dapat berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Restocking benih ikan ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat perdesaan, khususnya para nelayan lokal. Keanekaragaman hayati dan populasi ikan di DAM Trinsing harus terus kita jaga bersama agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Ardianto, baru-baru ini.

Legislator Partai Demokrat yang mewakili Daerah Pemilihan IV, meliputi Kecamatan Teweh Selatan dan Gunung Timang, tersebut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang menggabungkan kegiatan restocking ikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kedua kegiatan itu dinilai memiliki manfaat berbeda tetapi saling mendukung, yakni menjaga sumber daya perikanan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga  UPR Tingkatkan Pengamanan Kampus Setelah Karhutla Lahan Gambut

“Penebaran benih ikan di perairan umum diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap hasil tangkapan nelayan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan,” ujar Ardianto.

Menurutnya, keberadaan sumber daya ikan yang terjaga dapat menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan perairan. Karena itu, pelepasan benih tidak boleh berhenti pada kegiatan penebaran semata, tetapi harus diikuti dengan upaya menjaga habitat ikan dari pencemaran dan aktivitas yang dapat merusak ekosistem.

Baca Juga  767 Hotspot Ada di Kalteng, DPRD Desak Anggaran Rp70 Miliar Dipertahankan

“Gerakan Pangan Murah ini juga membantu meringankan beban masyarakat, terutama ketika terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok,” ungkap Ardianto.

Ia menilai sinergi antara program ketahanan pangan dan stabilitas harga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dapat membantu menjaga daya beli warga, sementara restocking ikan menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung ketersediaan sumber pangan sekaligus penghidupan masyarakat.

“Sinergi antara ketahanan pangan dan stabilitas harga seperti inilah yang selalu diharapkan masyarakat, sehingga manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara langsung,” katanya.

Mantan Kepala Desa Bintang Ninggi II itu juga menilai keberlanjutan program membutuhkan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan restocking ikan dan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dilaksanakan di DAM Trinsing, tetapi dapat diperluas ke sejumlah desa lain yang memiliki kebutuhan dan potensi serupa di Kabupaten Barito Utara.

Baca Juga  Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemerintah Perkuat Personel dan Peralatan

“Program yang menyentuh kebutuhan masyarakat seperti ini perlu terus dilanjutkan dan diperluas, disertai kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan sebagai sumber kehidupan,” tandas Ardianto. (Red/Adv)

+ posts