DPRD BARITO UTARA

Tajeri Dorong Penanganan ODGJ di Muara Teweh Lebih Serius, Utamakan Keselamatan dan Pemulihan

13
×

Tajeri Dorong Penanganan ODGJ di Muara Teweh Lebih Serius, Utamakan Keselamatan dan Pemulihan

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Tajeri.

MUARA TEWEH – Meningkatnya keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di sejumlah fasilitas umum dan kawasan strategis Kota Muara Teweh mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Barito Utara.

Kondisi tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat apabila tidak ditangani secara tepat.

Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Tajeri, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk segera melakukan langkah penanganan yang terintegrasi.

Menurutnya, persoalan ODGJ merupakan isu sosial yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar penanganannya berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kami meminta dinas terkait untuk segera mengambil tindakan nyata menyikapi maraknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sekitaran Kota Muara Teweh sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Tajeri, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, berbagai laporan yang diterima dari masyarakat menunjukkan bahwa keberadaan ODGJ di beberapa titik kota semakin sering terlihat.

Baca Juga  Agustiar Sabran Optimistis Kontingen Pesparawi Kalteng Raih Prestasi Nasional

Tidak sedikit warga yang mengaku merasa kurang nyaman saat beraktivitas karena khawatir terhadap tindakan yang tidak dapat diprediksi dari sebagian ODGJ yang berada di ruang publik.

Menurut Tajeri, kondisi tersebut perlu segera mendapatkan perhatian karena fasilitas umum seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP diharapkan dapat menyusun langkah penanganan yang lebih terarah.

“Kami meminta dinas terkait untuk segera menertibkan dan mengamankan ODGJ yang berkeliaran di area kota. Langkah ini penting agar masyarakat kembali merasa aman dan nyaman saat beraktivitas sehari-hari,” katanya.

Namun demikian, Tajeri menegaskan bahwa upaya penertiban harus dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Ia mengingatkan bahwa ODGJ merupakan kelompok yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus, sehingga pendekatan represif tidak boleh menjadi pilihan utama.

Baca Juga  DPRD Barito Utara Dorong Pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini hingga Wilayah Pedalaman

Ia menilai penanganan yang ideal tidak hanya berhenti pada proses pengamanan di lapangan, tetapi harus dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi, serta pendampingan sosial yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Dengan cara tersebut, upaya penanganan dapat memberikan hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.

“Penanganan ini harus dilakukan secara komprehensif. Jangan hanya sekadar diamankan lalu dilepaskan kembali, tetapi harus ada tindak lanjut medis dari dinas kesehatan dan pendampingan sosial agar mereka bisa mendapatkan perawatan yang semestinya,” tegasnya.

Selain itu, Tajeri juga mendorong adanya pendataan yang lebih akurat terhadap ODGJ yang berada di wilayah Barito Utara.

Data yang valid dinilai penting untuk menentukan langkah penanganan, kebutuhan layanan kesehatan, hingga program rehabilitasi yang tepat sasaran.

DPRD Barito Utara berharap langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah dapat menciptakan suasana Kota Muara Teweh yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga  Agustiar Sabran Optimistis Kontingen Pesparawi Kalteng Raih Prestasi Nasional

Di sisi lain, penanganan yang menyeluruh juga diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi para ODGJ untuk memperoleh hak mereka atas layanan kesehatan dan pemulihan yang layak.

Sebagai mitra pemerintah daerah, DPRD menyatakan siap mendukung kebijakan dan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, termasuk dalam penanganan ODGJ yang membutuhkan perhatian bersama dari seluruh pemangku kepentingan. (adv)​

+ posts