DPRD BARITO UTARA

MTQH ke-53 Jadi Pilar Pembentukan Generasi Qurani di Barito Utara

8
×

MTQH ke-53 Jadi Pilar Pembentukan Generasi Qurani di Barito Utara

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi.

MUARA TEWEH – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-53 di Barito Utara mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi.

Ia menilai kegiatan keagamaan yang dibuka Bupati Shalahuddin di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Sabtu (25/7/2026), memiliki makna lebih luas dibanding sekadar kompetisi membaca Al-Quran dan Hadits.

Bagi Al Hadi, MTQH merupakan wadah pembinaan yang mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam sekaligus memperkuat karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Quran. Melalui kegiatan yang rutin digelar, semangat membangun sumber daya manusia yang religius dan berintegritas dapat terus dipupuk sejak dini.

“MTQH memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta menjadikan Al-Quran dan Hadits sebagai pedoman hidup,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Ia menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), panitia, dan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan MTQH ke-53. Sinergi berbagai pihak menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan masih menjadi perhatian bersama di Barito Utara.

Menurut Al Hadi, keberadaan MTQH selama ini telah melahirkan banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkatan. Namun, capaian prestasi itu perlu diimbangi dengan penerapan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Prestasi adalah kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana peserta mampu menjadi contoh di tengah masyarakat. Nilai-nilai Al-Quran harus hadir dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sosial sehingga mampu memperkuat persatuan dan menciptakan keharmonisan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan MTQH sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan. Kehadiran para kafilah dari berbagai kecamatan menjadi gambaran bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi perekat sosial yang efektif.

Al Hadi berharap MTQH ke-53 mampu melahirkan peserta terbaik yang siap mewakili Barito Utara pada ajang MTQH tingkat Kalteng.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, ia optimistis daerah ini akan terus melahirkan generasi Qurani yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan MTQH juga diharapkan semakin memperkokoh syiar Islam serta menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing di masa mendatang. (adv)​

+ posts