DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Lahan Gambut Kalteng Rawan Terbakar, DPRD Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

12
×

Lahan Gambut Kalteng Rawan Terbakar, DPRD Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, M Ansyari.

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk memperkuat komitmen dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Seruan ini disampaikan menyusul meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah yang didominasi lahan gambut.

Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, mengatakan upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama. Selain membutuhkan kesiapsiagaan aparat, edukasi yang menyentuh langsung masyarakat dinilai mampu menekan risiko terjadinya karhutla.

Karena itu, ia meminta BPBD di tingkat Kalteng, kabupaten, dan kota untuk terus mengintensifkan sosialisasi mengenai bahaya dan dampak karhutla, termasuk tata cara penanganan awal apabila ditemukan titik api di lingkungan sekitar.

Baca Juga  Puncak HAN dan HARGANAS 2026, Kalteng Tegaskan Anak dan Keluarga Jadi Prioritas Pembangunan

“BPBD harus terus menyosialisasikan pencegahan karhutla kepada masyarakat. Intinya, penanganan karhutla harus dilakukan melalui kerja sama semua pihak,” kata Ansyari, Senin (27/7/2026).

Ia menambahkan, pengalaman pada musim kemarau sebelumnya menunjukkan bahwa karhutla dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari penurunan kualitas udara hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

Oleh sebab itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan sejak dini sebelum kebakaran meluas.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada karena daerah gambut sangat rawan terjadi karhutla,” ucapnya.

Ansyari menjelaskan, lahan gambut memiliki karakteristik unik karena api dapat membakar hingga ke bagian bawah permukaan tanah. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas BPBD, TNI, Polri, hingga relawan.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Pemerataan Listrik Dipercepat, Pedalaman Murung Raya Jadi Prioritas

“Penanganannya tidak mudah. Kedalaman gambut di Kalteng sangat dalam. Begitu muncul titik api, kondisinya sangat berbahaya,” jelasnya.

Selain mengingatkan masyarakat, DPRD Kalteng juga meminta perusahaan perkebunan untuk memperketat pengawasan di area operasional masing-masing. Setiap perusahaan diharapkan memiliki langkah mitigasi, sarana penanggulangan kebakaran, serta memastikan tidak ada aktivitas pembukaan lahan menggunakan api.

Ansyari menegaskan, menjaga Kalteng dari ancaman karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat dan kepatuhan terhadap aturan, diharapkan musim kemarau tahun ini dapat dilalui tanpa kejadian karhutla yang berdampak besar bagi masyarakat.

Baca Juga  Kolaborasi Antardaerah Dorong Kalteng Tumbuh Lebih Cepat dan Berdaya Saing

“Kami mengimbau masyarakat dan perusahaan perkebunan di Kalteng yang membuka lahan agar tidak dengan cara membakar karena sangat berisiko memicu karhutla,” tutupnya. (adv)​

+ posts