DPRD BARITO UTARA

Dari Layar Digital ke Kain Batik, Barito Utara Siapkan Warisan Budaya Bernilai Ekonomi

9
×

Dari Layar Digital ke Kain Batik, Barito Utara Siapkan Warisan Budaya Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah.

MUARA TEWEH – Lomba Desain Batik Digital Khas Barito Utara Tahun 2026 dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Anggota DPRD Barito Utara, Jamilah menyebut pemanfaatan teknologi digital dalam perancangan motif batik merupakan bentuk adaptasi budaya terhadap perkembangan zaman.

Inovasi ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya lokal.

“Batik adalah warisan budaya yang sarat makna. Ketika dipadukan dengan kreativitas dan teknologi, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menciptakan peluang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga  DPRD Barito Utara Dorong Gepamor Diperluas, Warga Pedalaman Berhak Akses Pangan Murah

Ia menilai Barito Utara memiliki banyak potensi yang dapat diangkat menjadi motif batik, mulai dari kekayaan alam, kearifan lokal, hingga nilai-nilai sejarah yang menjadi identitas masyarakat setempat. Keberagaman itu diyakini dapat melahirkan motif-motif khas yang memiliki daya tarik tersendiri di pasar.

Lebih lanjut, Jamilah berharap hasil lomba tidak berhenti sebagai karya yang dipamerkan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual. Keterlibatan UMKM, perajin batik, dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk mendorong hilirisasi karya para peserta.

Baca Juga  DPRD Barito Utara Dorong Gepamor Diperluas, Warga Pedalaman Berhak Akses Pangan Murah

“Motif yang lahir dari kreativitas anak-anak muda ini perlu mendapat ruang untuk berkembang. Jika dikelola dengan baik, batik khas Barito Utara bisa menjadi identitas daerah sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya dapat memberikan dampak yang luas, termasuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Oleh karena itu, kegiatan yang menggabungkan unsur budaya dan teknologi perlu terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Melalui lomba desain batik digital, Barito Utara tidak hanya berupaya menjaga warisan budaya, tetapi juga mempersiapkan generasi yang mampu menghadirkan inovasi dan menjadikan budaya lokal sebagai kekuatan di tengah era digital. (adv)​

Baca Juga  DPRD Barito Utara Dorong Gepamor Diperluas, Warga Pedalaman Berhak Akses Pangan Murah
+ posts