DPRD BARITO UTARA

Jangan Tunggu Musibah Terulang, Tajeri Ingatkan Bahaya Aktivitas di Sungai Barito

7
×

Jangan Tunggu Musibah Terulang, Tajeri Ingatkan Bahaya Aktivitas di Sungai Barito

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Tajeri

MUARA TEWEH – Sungai Barito menjadi salah satu lokasi yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, termasuk mandi dan bermain air. Namun, kondisi sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu membuat faktor keselamatan perlu menjadi perhatian, khususnya bagi anak-anak.

Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Tajeri mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di Sungai Barito. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak yang mandi atau bermain air, karena mereka membutuhkan pengawasan orang dewasa untuk menghindari risiko yang tidak diharapkan.

“Kami mengimbau kepada semua lapisan masyarakat Barito Utara agar waspada kalau anak-anak dan semuanya mandi atau bermain air di Sungai Barito. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada saat air surut dan banjir pernah terjadi musibah yang serupa,” ujar Tajeri, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga  Perkuat Benteng Keluarga dan Masyarakat, Taufik Dorong Gerakan Anti Narkoba Diperluas

Tajeri menjelaskan, kondisi Sungai Barito saat air surut maupun ketika debit meningkat akibat banjir memiliki karakteristik yang perlu diwaspadai. Perubahan arus, kedalaman, serta kondisi dasar sungai dapat menjadi faktor yang meningkatkan risiko bagi warga yang melakukan aktivitas di dalam air.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap kondisi sungai aman hanya karena permukaan air terlihat tenang. Kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah pencegahan, terlebih ketika anak-anak berada di sekitar sungai.

Baca Juga  DPRD Minta Warga Perketat Perlindungan Diri Disaat Kabut Asap

“Percaya atau tidak silakan, tetapi waspada saya rasa tidak ada salahnya,” katanya.

Selain mengingatkan masyarakat secara umum, Tajeri menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak. Pendampingan secara langsung ketika anak mandi atau bermain air menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya musibah.

Pengalaman kejadian pada tahun-tahun sebelumnya diharapkan menjadi pelajaran agar masyarakat semakin memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di Sungai Barito.

Ia berharap tidak ada lagi korban akibat kurangnya kewaspadaan di kawasan sungai. “Semoga ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga dan semoga tidak ada korban lagi seterusnya,” pungkasnya. (adv)​

Baca Juga  Dari Rotan Jadi Produk Unggulan, Naruk Dorong Perajin Barito Utara Berani Inovasi
+ posts