DPRD BARITO UTARA

Perkuat Benteng Keluarga dan Masyarakat, Taufik Dorong Gerakan Anti Narkoba Diperluas

6
×

Perkuat Benteng Keluarga dan Masyarakat, Taufik Dorong Gerakan Anti Narkoba Diperluas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.

MUARA TEWEH – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.

Anggota DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, mengapresiasi langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalteng bersama Badan KesbangPol Barito Utara yang mendorong pemberdayaan kelompok masyarakat sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial terhadap ancaman narkoba.

Taufik menilai masyarakat memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang aman dan sehat. Kehadiran kelompok masyarakat anti narkoba diharapkan tidak hanya menjadi wadah penyampaian informasi, tetapi juga mampu bergerak melakukan pencegahan secara nyata di lingkungan masing-masing.

Hal itu disampaikannya setelah adanya kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba yang dilaksanakan di Aula Setda Barito Utara lantai I, baru-baru ini.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus membangun kerja sama antara pemerintah dan berbagai elemen dalam menghadapi ancaman narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan BNN Kalteng ini. Pencegahan narkoba memang tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat,” kata Taufik, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga  Jangan Tunggu Musibah Terulang, Tajeri Ingatkan Bahaya Aktivitas di Sungai Barito

Ia menjelaskan, kelompok masyarakat berada pada posisi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga. Kondisi ini menjadi kekuatan dalam mendeteksi berbagai perubahan di lingkungan, termasuk potensi munculnya penyalahgunaan narkoba. Dengan pengetahuan dan kepedulian yang memadai, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan sebelum persoalan semakin meluas.

Perkembangan teknologi informasi juga menjadi perhatian karena kemudahan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk oleh pihak yang menjalankan peredaran narkotika. Di sisi lain, akses transportasi yang semakin terbuka turut membutuhkan kewaspadaan bersama.

Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menyasar kelompok tertentu. Edukasi mengenai bahaya narkoba perlu menjangkau keluarga, lingkungan pendidikan, organisasi masyarakat, komunitas, hingga lingkungan tempat tinggal.

“Ancaman narkoba terus berkembang dan modusnya juga bisa berubah. Karena itu, masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kewaspadaan. Jangan sampai kita terlambat menyadari ketika narkoba sudah masuk dan merusak lingkungan kita,” ujarnya.

Taufik juga mengingatkan agar program pemberdayaan masyarakat anti narkoba tidak berhenti pada kegiatan koordinasi maupun sosialisasi. Diperlukan tindak lanjut yang terukur melalui kegiatan di lapangan sehingga kelompok masyarakat benar-benar memiliki ruang untuk berperan dalam pencegahan.

Baca Juga  Dari Rotan Jadi Produk Unggulan, Naruk Dorong Perajin Barito Utara Berani Inovasi

“Yang paling penting adalah tindak lanjutnya. Setelah koordinasi ini harus ada kegiatan nyata di lapangan, sehingga masyarakat benar-benar menjadi bagian dari sistem pencegahan narkoba,” katanya.

Selain lingkungan masyarakat, keluarga menjadi benteng awal yang perlu diperkuat. Taufik mengajak para orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak serta memberikan perhatian terhadap perkembangan dan lingkungan pergaulan mereka.

Kedekatan antara orang tua dan anak diharapkan dapat menciptakan ruang komunikasi yang sehat. Dengan hubungan yang baik, anak memiliki tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sehingga tidak mudah mencari pelarian atau penerimaan dari lingkungan yang berpotensi memberikan pengaruh negatif.

“Peran keluarga sangat penting. Orang tua harus memberikan perhatian, membangun komunikasi yang baik dan mengetahui lingkungan pergaulan anak. Jangan sampai anak mencari perhatian dan kenyamanan di lingkungan yang salah,” jelasnya.

Taufik berharap sinergi antara BNN, pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha dan warga terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pencegahan narkoba dapat dilakukan secara lebih terarah dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga  DPRD Minta Warga Perketat Perlindungan Diri Disaat Kabut Asap

Ia juga berharap kelompok masyarakat yang telah mendapatkan pembinaan dapat menjadi penggerak di lingkungan masing-masing. Semakin banyak warga yang memiliki pemahaman mengenai bahaya narkoba, semakin kuat pula upaya bersama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh penyalahgunaan narkotika.

“Kita ingin Barito Utara menjadi daerah yang masyarakatnya tangguh dan memiliki ketahanan terhadap ancaman narkoba. Ini merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi penerus,” tutupnya. (adv)​

+ posts