DPRD BARITO UTARA

Dari Rotan Jadi Produk Unggulan, Naruk Dorong Perajin Barito Utara Berani Inovasi

7
×

Dari Rotan Jadi Produk Unggulan, Naruk Dorong Perajin Barito Utara Berani Inovasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani.

MUARA TEWEH – Kerajinan rotan tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Barito Utara, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menjadi produk unggulan yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Potensi itu mendorong Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, mengajak para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), terutama perajin rotan, untuk semakin aktif menciptakan produk yang kreatif, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Naruk mengatakan, keterampilan yang dimiliki para perajin merupakan modal penting dalam mengembangkan industri kerajinan lokal. Namun, kemampuan produksi perlu diikuti dengan inovasi agar produk rotan tidak berhenti sebagai kerajinan tradisional, melainkan dapat memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih kuat.

“Kerajinan rotan merupakan potensi daerah yang patut kita dorong bersama. Para perajin sudah memiliki keterampilan dan kreativitas, tinggal bagaimana produk terus dikembangkan agar semakin berkualitas dan memiliki daya saing,” kata Naruk, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, rotan memiliki karakteristik yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk. Peluang itu bisa dimanfaatkan perajin dengan memperluas jenis dan fungsi produk, sehingga hasil kerajinan dapat menyasar kebutuhan konsumen yang lebih beragam.

Baca Juga  DPRD Minta Warga Perketat Perlindungan Diri Disaat Kabut Asap

Pengembangan desain menjadi salah satu aspek yang dapat diperhatikan. Perajin dapat menghadirkan bentuk yang lebih modern, praktis dan menarik dengan tetap mempertahankan unsur khas daerah. Langkah itu diharapkan membuat produk rotan lebih mudah diterima oleh konsumen dari berbagai kalangan.

Selain desain, kualitas pengerjaan dan kemasan juga perlu mendapat perhatian. Produk yang memiliki hasil akhir rapi, kuat, menarik serta dikemas dengan baik akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing ketika dipasarkan di luar daerah.

“Produk rotan jangan hanya dibuat untuk kebutuhan tertentu saja. Dengan inovasi desain dan kualitas, kita bisa menghasilkan berbagai produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar tanpa menghilangkan identitas lokal,” ujarnya.

Naruk juga mendorong adanya diversifikasi produk agar ketergantungan pada satu jenis kerajinan dapat dikurangi. Pengembangan produk baru dapat menjadi strategi bagi pelaku IKM untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas sekaligus meningkatkan peluang pendapatan.

Baca Juga  DPRD Minta Warga Perketat Perlindungan Diri Disaat Kabut Asap

Di sisi lain, peran pemerintah daerah juga dibutuhkan untuk menciptakan ruang pengembangan bagi para perajin. Pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan dapat membantu meningkatkan keterampilan, baik dalam proses produksi maupun pengelolaan usaha.

Pendampingan pada aspek pemasaran juga menjadi perhatian. Pelaku IKM perlu mendapatkan akses dan pengetahuan yang memadai untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen secara lebih luas. Pemanfaatan berbagai sarana promosi dapat membantu produk rotan Barito Utara memiliki jangkauan pasar yang lebih besar.

“Kalau IKM kita berkembang, tentu dampaknya juga akan dirasakan masyarakat. Ada peningkatan pendapatan, membuka lapangan pekerjaan dan sekaligus menjaga warisan budaya daerah,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan kerajinan rotan tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku IKM dan masyarakat diperlukan agar potensi kerajinan lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Dukungan masyarakat juga dapat diwujudkan dengan memilih dan mempromosikan produk buatan perajin lokal. Semakin banyak masyarakat mengenal dan menggunakan produk daerah, semakin terbuka peluang bagi pelaku IKM untuk meningkatkan produksi serta mengembangkan usahanya.

Baca Juga  DPRD Minta Warga Perketat Perlindungan Diri Disaat Kabut Asap

Naruk berharap kerajinan rotan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif Barito Utara. Dengan perpaduan antara keterampilan perajin, inovasi produk, dukungan pemerintah dan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal, bahan alam yang tersedia di daerah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus membawa identitas Barito Utara ke pasar yang lebih luas.

“Kita harus bangga menggunakan dan mempromosikan produk daerah sendiri. Dari tangan para perajin Barito Utara, bahan alam bisa menjadi produk yang bernilai dan membawa nama daerah semakin dikenal,” imbuhnya. (adv)​

+ posts