PALANGKA RAYA – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kalteng terus diperkuat melalui Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar di Aula Dinas Perhubungan Kalteng pada Jumat (17/4/2026).
Forum yang dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, ini menitikberatkan pada percepatan pemetaan Lokasi Rawan Kecelakaan (LRK) serta penyusunan langkah penanganan yang terintegrasi lintas sektor.
Dalam arahannya, Yulindra Dedy menegaskan bahwa forum tersebut menjadi titik awal penguatan koordinasi antarinstansi untuk menangani persoalan keselamatan jalan secara lebih sistematis.
“Ini menjadi langkah awal dalam pemetaan dan penanganan titik rawan kecelakaan. Diperlukan dukungan semua pihak agar upaya menekan angka kecelakaan di Kalteng dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Sejumlah poin penting menjadi fokus dalam forum tersebut, di antaranya pengumpulan dan verifikasi data LRK baik yang bersifat potensial maupun berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Data tersebut kemudian disinkronkan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
Selain itu, forum juga menekankan pentingnya kolaborasi melalui 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas yang melibatkan unsur pemerintah, kepolisian, kementerian/lembaga, hingga Jasa Raharja.
Sinergi ini dinilai krusial dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan dari berbagai aspek.
Langkah strategis yang dirumuskan mencakup peningkatan kualitas infrastruktur jalan, penguatan pengawasan lalu lintas, serta intensifikasi edukasi dan kampanye keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Pemprov Kalteng melalui forum ini juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di daerah.
Dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi yang berkelanjutan, target penurunan angka kecelakaan hingga menuju zero accident di Kalteng diharapkan dapat tercapai secara bertahap. (adv)










