DPRD BARITO UTARA

Produk Lokal IKM Barito Utara Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

7
×

Produk Lokal IKM Barito Utara Didorong Tembus Pasar Lebih Luas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji.

MUARA TEWEH – Penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Barito Utara.

Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, mengapresiasi upaya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) yang terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pembinaan serta pendampingan kepada pelaku IKM.

Edi mengatakan, keberadaan IKM memiliki kontribusi penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha tidak hanya menghasilkan berbagai produk lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk membuka lapangan usaha dan mengembangkan potensi ekonomi yang ada di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Disdagrin yang terus mendorong kemajuan IKM lokal melalui pembinaan dan pendampingan. Sinergi seperti ini sangat penting agar pelaku usaha kita tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang,” kata Edi, baru-baru ini.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan pemerintah dapat terus diarahkan pada kebutuhan nyata pelaku usaha. Peningkatan keterampilan produksi, kualitas barang, kemasan, pemasaran dan legalitas usaha menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar IKM memiliki fondasi usaha yang semakin kuat.

Baca Juga  Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Taufik Nugraha Apresiasi Sinergi Tim Gabungan

Bagi pelaku usaha, kualitas produk menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan konsumen. Namun, kualitas yang baik juga perlu didukung kemasan yang menarik serta strategi pemasaran yang mampu menjangkau konsumen lebih luas.

Edi mendorong Disdagrin untuk terus membuka ruang bagi pelaku IKM dalam mempromosikan hasil produksi mereka. Fasilitasi melalui berbagai kegiatan promosi maupun akses pemasaran dapat menjadi jembatan bagi produk lokal agar lebih dikenal masyarakat, termasuk peluang memasuki pasar di luar daerah.

“Produk lokal kita tentu memiliki potensi. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana kualitasnya terus ditingkatkan, kemasannya diperbaiki dan pemasarannya diperluas. Pemerintah bisa menjadi fasilitator agar pelaku IKM mendapatkan akses dan peluang yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menilai pelaku IKM perlu terus didorong agar mampu mengikuti perkembangan pasar. Perubahan selera konsumen dan persaingan produk yang semakin beragam menuntut pelaku usaha untuk kreatif dalam mengembangkan produk, tanpa meninggalkan karakter serta potensi lokal yang menjadi keunggulan daerah.

Baca Juga  Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Taufik Nugraha Apresiasi Sinergi Tim Gabungan

Selain pengembangan produk dan pemasaran, Edi memberikan perhatian terhadap pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Ia mendukung fasilitasi Disdagrin dalam membantu pelaku usaha mendaftarkan merek maupun karya yang dimiliki.

“HAKI ini sangat penting. Pelaku usaha harus diberikan pemahaman bahwa merek dan karya mereka perlu dilindungi. Dengan adanya perlindungan, mereka akan lebih percaya diri mengembangkan produknya,” katanya.

Pendaftaran HAKI juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya membangun identitas produk. Merek yang kuat dan terlindungi dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha ketika produk mulai dipasarkan lebih luas.

Edi berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dunia usaha dan masyarakat dapat berjalan secara konsisten. Kolaborasi diperlukan agar berbagai program pengembangan IKM tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan ruang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Baca Juga  Gerak Cepat Padamkan Karhutla, Taufik Nugraha Apresiasi Sinergi Tim Gabungan

Dengan dukungan pembinaan, peningkatan kualitas, penguatan kemasan, perluasan promosi serta perlindungan HAKI, ia berharap semakin banyak produk lokal Barito Utara memiliki daya saing dan mampu menjangkau konsumen di luar daerah.

“Kita ingin produk IKM Barito Utara tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar luar daerah. Untuk itu, kolaborasi semua pihak harus terus dijaga,” imbuh Edi. (adv)​

+ posts