DPRD BARITO UTARAHEADLINE

DPRD Barito Utara Apresiasi Petugas Tangani Karhutla

11
×

DPRD Barito Utara Apresiasi Petugas Tangani Karhutla

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah

MUARA TEWEH – DPRD Kabupaten Barito Utara meningkatkan perhatian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring memasuki musim kemarau. Sejumlah kejadian kebakaran yang muncul di beberapa wilayah menjadi perhatian karena berpotensi meluas serta menimbulkan dampak terhadap kualitas udara, lingkungan, dan aktivitas masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dan dedikasi para petugas di lapangan yang berjibaku memantau dan memadamkan titik-titik api agar tidak semakin meluas dan mengancam lingkungan sekitar,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah, baru-baru ini.

Wardatun menilai kesigapan petugas gabungan dalam menangani setiap titik api memiliki peran penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas. Penanganan sejak dini juga diperlukan untuk mengurangi potensi kerusakan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh karhutla.

Baca Juga  Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemerintah Perkuat Personel dan Peralatan

“Kami meminta kewaspadaan terus ditingkatkan karena penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” tegas Wardatun.

Ia menyebut sejumlah unsur telah terlibat dalam upaya pemantauan dan pemadaman karhutla, mulai dari BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api. Kolaborasi berbagai pihak tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan ketika ditemukan titik kebakaran di lapangan.

“Mengingat kabut asap di Muara Teweh mulai terlihat dan udara mulai terasa kurang nyaman, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor apabila melihat adanya kebakaran lahan sekecil apa pun,” ujar Wardatun.

Baca Juga  767 Hotspot Ada di Kalteng, DPRD Desak Anggaran Rp70 Miliar Dipertahankan

Menurutnya, kemunculan kabut asap tipis di sekitar Kota Muara Teweh perlu menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi kebakaran lahan. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kualitas udara sehingga masyarakat perlu mengambil langkah antisipasi, terutama ketika aktivitas pembakaran dapat memicu munculnya titik api baru.

“Warga yang harus beraktivitas di luar rumah sebaiknya menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar ruangan yang tidak diperlukan sebagai langkah untuk mengantisipasi paparan asap,” katanya.

Selain mengandalkan penanganan petugas, Wardatun menilai pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Pelaporan secara cepat terhadap keberadaan api dapat membantu petugas melakukan tindakan sebelum kebakaran meluas, sementara kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah Barito Utara selama musim kemarau.

Baca Juga  Karhutla Kalteng Masih Terkendali, Pemerintah Perkuat Personel dan Peralatan

“Sinergi antara pemerintah daerah, petugas gabungan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar karhutla dapat dicegah dan ditangani dengan cepat, sehingga kualitas udara, keselamatan warga, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” tandas Wardatun. (Red/Adv)

+ posts