DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Perluasan Water Front City Diharapkan Jadi Motor Baru Pertumbuhan Muara Teweh, DPRD Minta Proses Libatkan Masyarakat

21
×

Perluasan Water Front City Diharapkan Jadi Motor Baru Pertumbuhan Muara Teweh, DPRD Minta Proses Libatkan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.

MUARA TEWEH – Rencana perluasan kawasan Water Front City (WFC) di Muara Teweh mendapat dukungan dari DPRD Barito Utara.

Anggota DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, menilai sosialisasi dan konsultasi publik yang dilaksanakan Pemerintah Barito Utara di Aula Bappedarida belum lama ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan secara terbuka, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Taufik mengatakan, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah proyek pembangunan. Melalui forum konsultasi publik, warga memiliki kesempatan memperoleh informasi secara utuh sekaligus menyampaikan aspirasi, masukan, maupun harapan terkait pengembangan kawasan Water Front City.

“Saya mendukung penuh pelaksanaan sosialisasi dan konsultasi publik ini. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai rencana pembangunan Water Front City sehingga seluruh proses dapat berjalan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga  BPS Catat Kapuas Alami Inflasi Tertinggi di Kalimantan Tengah

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan Water Front City tidak hanya berorientasi pada penataan kawasan perkotaan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang yang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Kawasan itu diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat, meningkatkan sektor perdagangan dan jasa, memperkuat pariwisata, serta menghadirkan ruang publik yang nyaman dan representatif.

Di sisi lain, Taufik mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan tetap mengutamakan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan proses pengadaan tanah. Seluruh tahapan harus dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan musyawarah agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Pemerintah harus memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah dilaksanakan secara profesional, mengedepankan musyawarah, serta memberikan ganti kerugian yang layak dan adil kepada masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Baca Juga  Wengga Ajak Pariwisata dan UMKM Tumbuh Bersama di Kalteng

Ia juga mengajak masyarakat yang terdampak memanfaatkan forum konsultasi publik sebagai media untuk berdiskusi secara langsung dengan pemerintah. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan maupun perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Barito Utara akan terus mengawal jalannya program ini agar setiap tahapan berlangsung sesuai aturan, mengedepankan transparansi, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

“Kami di DPRD mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kami juga akan menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses tetap mengedepankan prinsip keadilan, keterbukaan, dan kepastian hukum,” tegasnya.

Baca Juga  Habib Sayid Soroti Kebutuhan Infrastruktur Wilayah Pedalaman Kalteng

Ia berharap kolaborasi yang baik antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga perluasan kawasan Water Front City mampu diwujudkan sesuai rencana.

Kehadiran kawasan itu diharapkan menjadi ikon baru Muara Teweh yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (adv)​

+ posts