HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Panen Melon Smart Greenhouse Bukti Pertanian Modern Kalteng Makin Produktif

18
×

Panen Melon Smart Greenhouse Bukti Pertanian Modern Kalteng Makin Produktif

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Penerapan teknologi budidaya pertanian modern melalui Smart Greenhouse yang dikembangkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong modernisasi sektor hortikultura. Inovasi ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, menghasilkan komoditas berkualitas, serta memperkuat daya saing produk pertanian lokal.

Keberhasilan panen melon di kawasan Smart Greenhouse menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi mampu menciptakan sistem budidaya yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan. Kegiatan panen dipimpin Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana, bersama jajaran, serta dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, di kawasan Smart Greenhouse UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2/8/2026).

Rendy Lesmana mengatakan pengembangan Smart Greenhouse merupakan inovasi yang mengintegrasikan teknologi dengan praktik pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga  Kebakaran Hebat Landa Kawasan Pasar Besar Palangka Raya

“Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Panen dilakukan di Smart Greenhouse II seluas sekitar 500 meter persegi dengan sistem budidaya hidroponik. Dari 880 batang tanaman melon, berhasil dipanen sekitar 1,1 ton buah berkualitas.

Berbagai varietas unggulan yang dikembangkan meliputi Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo). Masing-masing varietas memiliki karakteristik rasa, tekstur, dan kualitas buah yang berbeda sehingga memberi pilihan bagi pasar sekaligus meningkatkan nilai jual hasil pertanian.

Pengembangan kawasan Smart Greenhouse juga terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki tahap budidaya dan dijadwalkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.

Baca Juga  Faridawaty Harapkan Pembangunan Kalteng Merata Hingga Pelosok

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas produksi hortikultura sekaligus menjadi pusat edukasi pertanian modern bagi masyarakat dan para petani di Kalteng.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, meninjau langsung proses budidaya melon sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan keluarga.

Ia menilai pemanfaatan lahan produktif melalui kegiatan pertanian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan.

Aisyah menyampaikan Gerakan PKK memiliki peran penting dalam mendorong keluarga memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Optimalisasi pekarangan melalui kegiatan pertanian sederhana diyakini mampu melahirkan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan produktif sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga  Junaidi Soroti Lima Aspirasi Prioritas Masyarakat Saat Reses

Ia juga menegaskan berbagai program TP PKK Kalteng akan terus disinergikan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung visi Pemprov, “Kalteng BERKAH, Kalteng Maju”.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan inovasi yang memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. (adv)​

+ posts