DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Faridawaty Minta Faskes Maksimalkan Layanan Saat Kabut Asap

7
×

Faridawaty Minta Faskes Maksimalkan Layanan Saat Kabut Asap

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Hj. Faridawaty Darland Atjeh. Ia meminta pelayanan kesehatan di seluruh daerah dimaksimalkan untuk mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Faridawaty mengatakan, kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap berpotensi meningkatkan gangguan kesehatan, terutama penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan. Karena itu, kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) dinilai penting agar masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan dapat segera memperoleh penanganan.

Menurut dia, kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan perlu mendapat perhatian lebih. Paparan asap dalam kondisi udara yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, sehingga pelayanan medis harus mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

Baca Juga  Sabu 366 Gram Disita, Polisi Dalami Jaringan Peredaran Narkotika di Palangka Raya

“Kita minta seluruh dinas kesehatan, rumah sakit daerah, hingga puskesmas di tingkat kecamatan dan desa untuk bersiap penuh. Pelayanan kesehatan harus dimaksimalkan, jangan sampai ada warga yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak kabut asap ini terhambat pelayanannya,” ujar Faridawaty, Rabu (23/9/2026).

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng tersebut juga meminta kesiapan kebutuhan medis diperhatikan di setiap faskes dan pos pemantauan. Ketersediaan obat-obatan, tabung oksigen, vitamin, serta alat pelindung diri, terutama masker, dinilai perlu dipastikan agar dapat segera digunakan ketika masyarakat mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Faridawaty menilai langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini. Menurutnya, kesiapan stok dan distribusi kebutuhan kesehatan secara merata dapat membantu mengurangi risiko meningkatnya jumlah pasien dengan keluhan pernapasan, khususnya di wilayah yang mengalami paparan kabut asap cukup pekat.

Baca Juga  Sembunyi di Balik Gorden Bawa Sajam, AJ Diduga Gondol HP dari Rumah Warga

“Ketersediaan obat-obatan untuk ISPA, vitamin, hingga bantuan logistik kesehatan seperti masker gratis harus dipastikan aman dan terdistribusi secara merata, terutama di daerah-daerah yang kondisi paparan asapnya cukup pekat,” tegasnya.

Selain memperkuat kesiapan pelayanan medis, Faridawaty meminta pemerintah daerah melalui instansi teknis memperluas upaya perlindungan masyarakat. Salah satunya dengan membagikan masker secara gratis di sejumlah titik publik dan persimpangan jalan yang ramai aktivitas warga.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Masyarakat perlu memperoleh informasi yang mudah dipahami mengenai langkah perlindungan diri, terutama ketika kualitas udara memburuk dan aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari.

“Masyarakat kita imbau untuk selalu menggunakan masker standar jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan segera memeriksakan diri ke faskes terdekat apabila mulai mengalami gejala batuk, sesak napas, atau pusing akibat terpapar asap,” pungkas Wakil Ketua DPRD Kalteng periode 2019–2024 tersebut.

Baca Juga  Pemprov Kalteng Distribusikan 86.200 Liter Air Bersih

Kesiapan faskes, ketersediaan obat dan perlengkapan kesehatan, serta perlindungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kabut asap. Faridawaty berharap seluruh unsur terkait dapat bergerak cepat sehingga masyarakat Kalteng tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau selama ancaman karhutla dan kabut asap masih terjadi. (Red)

+ posts