HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Puncak HAN dan HARGANAS 2026, Kalteng Tegaskan Anak dan Keluarga Jadi Prioritas Pembangunan

16
×

Puncak HAN dan HARGANAS 2026, Kalteng Tegaskan Anak dan Keluarga Jadi Prioritas Pembangunan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Semangat membangun generasi unggul mewarnai Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 yang digelar Pemprov Kalteng di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada upaya menghadirkan perlindungan bagi anak serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, pemenuhan hak anak dan penguatan peran keluarga harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

“Peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen bersama agar setiap anak mendapatkan haknya dan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin kompleks. Selain ancaman kekerasan, pelecehan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba, kemajuan teknologi juga membawa dampak yang perlu diantisipasi, seperti kecanduan gawai, perundungan siber, hingga tekanan sosial yang dapat memengaruhi kesehatan mental.

Baca Juga  Lahan Gambut Kalteng Rawan Terbakar, DPRD Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Agustiar menilai, lingkungan yang kondusif menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing. Karena itu, keterlibatan orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

“Generasi emas tidak hadir begitu saja. Mereka lahir dari keluarga yang harmonis dan mampu memberikan pendidikan serta teladan yang baik. Keluarga adalah sekolah pertama yang membentuk karakter anak,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kehadiran orang tua, terutama ayah, dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri dan kesejahteraan emosional anak.

Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan, peringatan HAN dan HARGANAS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan seluruh anak memperoleh perlindungan dan kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

Baca Juga  DPRD Kalteng Minta Pemerataan Listrik Dipercepat, Pedalaman Murung Raya Jadi Prioritas

Selain memperkuat pemenuhan hak anak, kegiatan ini juga menjadi sarana mendorong optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Melalui peringatan ini, kita ingin memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung visi pembangunan Kalteng yang semakin berkah, maju, dan sejahtera,” ungkap Linae.

Tahun ini, HAN mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sedangkan HARGANAS mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Tema tersebut menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

Sebanyak 815 peserta mengikuti kegiatan, terdiri atas 750 anak PAUD, 15 keluarga penerima bantuan, dan 50 anak Forum Anak Daerah. Berbagai agenda turut digelar, mulai dari senam bersama, lomba mewarnai, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting.

Pemprov juga melaksanakan sosialisasi pencegahan paham radikalisme di empat SMA/SMK sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan mampu menghadapi tantangan global.

Baca Juga  Lahan Gambut Kalteng Rawan Terbakar, DPRD Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Pada puncak acara, Gubernur menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai serta bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Langkah itu menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus memastikan anak-anak Kalteng memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.

Peringatan HAN dan HARGANAS Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, melainkan menjadi penggerak lahirnya kebijakan dan aksi nyata yang berpihak kepada anak dan keluarga di seluruh penjuru Bumi Tambun Bungai. (adv)​

+ posts