DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Nilai PLTS Jadi Solusi Strategis Atasi Gangguan Listrik dan Perluas Elektrifikasi

12
×

DPRD Kalteng Nilai PLTS Jadi Solusi Strategis Atasi Gangguan Listrik dan Perluas Elektrifikasi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang.

PALANGKA RAYA – Masih terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kalteng mendorong DPRD Kalteng mengusulkan percepatan pengembangan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang.

Salah satu yang dinilai paling potensial adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), mengingat Kalteng memiliki wilayah yang luas dengan potensi sinar matahari yang cukup melimpah.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Asdy Narang, mengatakan pengembangan PLTS perlu menjadi salah satu prioritas dalam mendukung ketahanan energi daerah.

Selain mampu menjangkau wilayah yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan listrik, teknologi tersebut juga dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Keberadaan PLTS sangat penting untuk menjangkau kawasan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses jaringan listrik. Pemanfaatan energi terbarukan mampu mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pelosok,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga  H. Tajeri Apresiasi Batara Expo 2026 Perkuat Kebersamaan Masyarakat

Menurut Asdy, pemadaman listrik yang belakangan dikeluhkan masyarakat menjadi pengingat bahwa sistem kelistrikan perlu diperkuat melalui diversifikasi sumber energi.

Ketergantungan pada satu sistem pasokan dinilai berpotensi menimbulkan gangguan yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat apabila terjadi kendala teknis.

Ia menuturkan, dampak pemadaman tidak hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan pemerintahan, hingga kegiatan pelaku usaha.

Oleh karena itu, upaya memperkuat ketahanan energi harus menjadi perhatian bersama agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Asdy menilai program elektrifikasi yang selama ini dijalankan bersama PLN perlu terus ditingkatkan dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan yang tersedia di daerah. PLTS dapat menjadi solusi efektif bagi desa-desa terpencil maupun kawasan yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.

Baca Juga  Ekspansi ke Jakarta Diyakini Jadi Momentum Bank Kalteng Perluas Pasar Nasional

“Karena itu, program elektrifikasi harus terus diperluas dan diperkuat agar masyarakat memiliki akses listrik yang lebih merata,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS bukan dimaksudkan untuk menggantikan jaringan listrik PLN, melainkan menjadi sistem pendukung yang mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik.

Dengan tersedianya lebih dari satu sumber energi, potensi gangguan pasokan dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tidak terlalu terdampak apabila terjadi kendala pada jaringan utama.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, PLN, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar pengembangan energi terbarukan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang luas bagi daerah.

Baca Juga  DPRD Kalteng Ajak Perkuat Komitmen Bersama Demi Pertahankan Opini WTP

“Kita ingin tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan listrik. Baik melalui jaringan PLN maupun energi terbarukan, yang terpenting seluruh warga dapat menikmati akses energi secara merata,” tegas Asdy. (adv)​

+ posts