DPRD BARITO UTARA

Komisi I DPRD Barito Utara Dukung Penguatan Keamanan Pangan untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

13
×

Komisi I DPRD Barito Utara Dukung Penguatan Keamanan Pangan untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha.

MUARA TEWEH – Komisi I DPRD Barito Utara memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas produk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) sekaligus memperkuat daya saing usaha mikro dan kecil di daerah.

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, mengatakan pembinaan keamanan pangan memiliki peran strategis dalam menciptakan produk pangan yang aman dikonsumsi, memenuhi standar kesehatan, serta mampu bersaing di pasar yang semakin berkembang.

Menurutnya, pelaku usaha pangan rumah tangga tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk yang menarik, tetapi juga harus memahami aspek keamanan pangan mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga distribusi kepada konsumen.

“Kami sangat mengapresiasi Dinas Kesehatan yang secara konsisten memberikan pembinaan kepada pelaku usaha melalui Bimtek Keamanan Pangan. Program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Taufik, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga  Mery Rukaini Apresiasi Pendataan Tambang Rakyat, WPR Dinilai Jadi Solusi Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Ia menilai keberadaan IRTP memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan sektor usaha berbasis potensi lokal.

Karena itu, kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha harus menjadi perhatian bersama.

Melalui kegiatan bimtek, para peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sanitasi, higiene, serta penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang menjadi dasar dalam menghasilkan produk pangan yang aman dan bermutu.

Taufik menjelaskan, keamanan pangan bukan hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat sebagai konsumen.

Produk yang diproses sesuai standar akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

“Ketika pelaku usaha memahami pentingnya keamanan pangan dan menerapkannya secara konsisten, maka kualitas produk akan meningkat. Dampaknya bukan hanya pada kepuasan konsumen, tetapi juga pada keberlangsungan usaha itu sendiri,” katanya.

Baca Juga  Patih Herman Nilai Pelatihan Perikanan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Selain peningkatan kualitas produk, kegiatan tersebut juga dinilai membantu pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan administrasi untuk memperoleh maupun memperpanjang Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Menurut Taufik, sertifikasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung legalitas usaha.

Dengan legalitas yang lengkap, produk pangan lokal memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern, mengikuti pameran, hingga memperluas jaringan pemasaran ke luar daerah.

“Legalitas usaha merupakan faktor yang sangat penting dalam pengembangan usaha. Dengan memiliki sertifikat yang sesuai ketentuan, pelaku usaha akan lebih mudah meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas akses pasar,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelaku usaha yang memahami pentingnya standar keamanan pangan dan mampu menerapkannya dalam proses produksi sehari-hari.

Lebih jauh, Taufik optimistis produk-produk pangan lokal Barito Utara memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung oleh kualitas, keamanan, dan legalitas yang memadai.

Baca Juga  Legalisasi Tambang Rakyat Permudah Masyarakat Peroleh Izin Usaha

Dengan demikian, sektor usaha pangan rumah tangga dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan usaha mereka. Jika kualitas produk terus meningkat, maka produk pangan lokal Barito Utara akan semakin dikenal, dipercaya masyarakat, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” pungkasnya. (adv)​

+ posts