MUARA TEWEH – Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Timur Semester I Tahun 2026 yang dinilai mampu mendorong perluasan akses keuangan secara inklusif di daerah.
Ia menilai, kegiatan yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
H. Taufik Nugraha menyebutkan, capaian program TPAKD sepanjang tahun 2025 menunjukkan progres yang positif. Ribuan masyarakat telah mendapatkan akses pembiayaan melalui berbagai skema kredit, yang secara langsung berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi.
Selain itu, keberhasilan program Simpanan Pelajar (SimPel) yang menjangkau ratusan ribu nasabah juga dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini. Dukungan dari ribuan agen Laku Pandai dan merchant QRIS turut mempercepat inklusi keuangan berbasis digital.
“Kami sangat mengapresiasi Rakor TPAKD ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan lembaga keuangan. Kegiatan ini penting dalam mendorong pembiayaan UMKM agar lebih inklusif dan tepat sasaran,” ujar H. Taufik Nugraha, baru-baru ini.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah nasabah baru pada berbagai program tabungan menunjukkan adanya kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap pentingnya pengelolaan keuangan.
Menurutnya, sektor UMKM harus terus menjadi perhatian utama dalam kebijakan pembiayaan. Dengan akses keuangan yang lebih mudah, pelaku usaha kecil dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
H. Taufik Nugraha juga menyoroti realisasi penyaluran KUR yang masih perlu dioptimalkan. Meskipun capaian sudah menunjukkan progres, diperlukan upaya lebih lanjut agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Ia menilai, penguatan sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam mengatasi berbagai kendala yang ada, termasuk ketimpangan distribusi pembiayaan dan keterbatasan data debitur.
Ke depan, ia berharap program-program TPAKD dapat terus ditingkatkan kualitasnya, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan. Hal ini penting agar manfaat yang dihasilkan semakin besar dan merata.
H. Taufik juga Nugraha menegaskan bahwa DPRD Barito Utara akan terus mendukung upaya peningkatan inklusi keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Red/Adv)










