DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Patih Herman Nilai Pelatihan Perikanan Perkuat Ekonomi Masyarakat

11
×

Patih Herman Nilai Pelatihan Perikanan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Patih Herman AB.

MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Pembenihan Ikan Nila yang diikuti enam UMKM pilot bidang perikanan binaan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Hatapa. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada 19–20 Mei 2026.

Menurut Patih Herman, pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan, khususnya bagi pelaku usaha mikro yang bergerak di bidang budidaya ikan. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang dilaksanakan LPB Hatapa ini. Program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis pelaku UMKM perikanan agar lebih mandiri dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menilai sektor perikanan memiliki potensi ekonomi yang cukup besar untuk dikembangkan di Kabupaten Barito Utara. Karena itu, peningkatan kompetensi para pelaku usaha menjadi faktor penting agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Dukung Pemantauan Lapangan Oleh Bupati Barito Utara

Patih Herman mengatakan pelatihan pembenihan ikan nila merupakan salah satu upaya nyata dalam membekali pelaku UMKM dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghasilkan benih berkualitas. Dengan kemampuan tersebut, pelaku usaha tidak hanya bergantung pada pasokan benih dari luar daerah, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan budidaya secara mandiri.

Kegiatan pelatihan diikuti enam UMKM binaan LPB Hatapa dengan materi yang memadukan teori dan praktik lapangan. Pada hari pertama, peserta mengikuti pembelajaran di BPBAT Mandiangin yang mencakup pengenalan komoditas ikan nila, pemilihan indukan unggul, teknik pemijahan, pengelolaan kualitas air, hingga tahapan pendederan.

Materi tersebut diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai proses pembenihan yang baik dan benar. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan terkait pengelolaan budidaya yang efektif guna meningkatkan produktivitas usaha perikanan.

Baca Juga  Data Sensus Ekonomi 2026 Dukung Palangka Raya Semakin KEREN

Pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan praktik lapangan di Instalasi Bincau BPBAT Mandiangin. Kegiatan tersebut dipandu Koordinator Instalasi Budidaya Ikan Bincau, Juliansyah, S.Pi., M.P, bersama tim teknisi komoditas ikan nila.

Dalam sesi praktik, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai seleksi indukan unggul, teknik pemijahan, penanganan benih, hingga pengamatan kolam budidaya. Pendekatan praktik tersebut dinilai penting agar peserta dapat memahami secara langsung proses pembenihan dan mampu menerapkannya saat kembali ke daerah masing-masing.

Patih Herman menegaskan bahwa pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat sektor perikanan daerah. Menurutnya, peluang usaha perikanan akan semakin berkembang apabila didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki keterampilan memadai dan mampu menerapkan teknologi budidaya secara tepat.

Baca Juga  SMPK Santa Maria Gelar Perpisahan, 58 Siswa Resmi Lulus

“Potensi perikanan kita cukup besar. Karena itu, pelatihan seperti ini perlu terus didorong agar masyarakat mampu menghasilkan bibit ikan nila unggul dan berkualitas,” katanya.

Ia berharap ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan oleh seluruh peserta dalam mengembangkan usaha pembenihan ikan nila di wilayah masing-masing. Dengan demikian, akan lahir lebih banyak pelaku usaha perikanan yang produktif, mampu menciptakan peluang ekonomi baru, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Barito Utara. (Red/ADV)

+ posts