PEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pertemuan Pemprov Kalteng dan Pers Soroti Transparansi hingga Evaluasi Kartu Huma Betang

14
×

Pertemuan Pemprov Kalteng dan Pers Soroti Transparansi hingga Evaluasi Kartu Huma Betang

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng kembali menggelar pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang pada Jumat (17/4/2026), sebagai forum komunikasi untuk memperkuat keterbukaan informasi sekaligus menyerap masukan terkait pembangunan daerah.

Pj Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden, menegaskan pertemuan yang telah berlangsung untuk kelima kalinya ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga hubungan yang terbuka dan konstruktif dengan media.

Ia menilai, insan pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang objektif dan akuntabel kepada masyarakat, sekaligus menjadi mitra dalam mengawal jalannya pembangunan.

Baca Juga  Tekan Kecelakaan, Forum LLAJ Kalteng Genjot Pemetaan Titik Rawan dan Aksi Terpadu

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalteng, Rangga Lesmana, menambahkan bahwa forum tersebut dimanfaatkan Gubernur untuk mendengar langsung kondisi di lapangan melalui perspektif jurnalis.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov tetap memprioritaskan program pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, dan kesejahteraan masyarakat agar lebih tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Pemprov juga mengungkap hasil evaluasi program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Baca Juga  Perkuat Kerukunan, Gubernur Agustiar Ajak Tokoh Nasrani Bersinergi Bangun Kalteng

Dari proses verifikasi dan validasi, ditemukan sekitar 40 persen penerima dinilai tidak layak, sehingga ke depan akan dilakukan perbaikan data agar program lebih tepat sasaran.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk memimpin seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, serta mendorong pembangunan yang adil dan inklusif.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan, serta upaya pemberantasan narkoba demi melindungi generasi masa depan di Kalteng. (adv)​

Baca Juga  Duta Bahasa Kalteng 2026 Diharapkan Jadi Garda Pelestari Bahasa di Era Digital
+ posts