DPRD BARITO UTARAHEADLINE

Respon Cepat BPBD Cegah Karhutla Meluas ke Permukiman Warga

12
×

Respon Cepat BPBD Cegah Karhutla Meluas ke Permukiman Warga

Sebarkan artikel ini

MUARA TEWEH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Jumat (27/3/2026) siang. Berkat respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke permukiman warga.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh masyarakat kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD sekitar pukul 12.49 WIB. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman dengan kondisi lahan berupa semak belukar kering yang berpotensi mempercepat penyebaran api.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Barito Utara langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.06 WIB untuk melakukan penanganan.

Baca Juga  GMNI Kalteng Dorong Solusi Pertambangan Rakyat, Kapolda dan Gubernur Soroti Regulasi hingga Dampak Lingkungan

Setibanya di lokasi, petugas menemukan beberapa titik api yang masih menyala dan segera melakukan pemadaman menggunakan peralatan Jet Shooter serta satu unit mobil Water Supply (WS).

Proses pemadaman berlangsung cepat dan terkendali. Dalam waktu kurang dari satu jam, tepatnya sekitar pukul 13.43 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Setelah memastikan tidak ada potensi api menyala kembali, tim BPBD kembali ke posko Pusdalops pada pukul 14.02 WIB.

Kepala BPBD Barito Utara, Simamoraturahman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, membenarkan adanya kejadian kebakaran lahan yang lokasinya cukup dekat dengan permukiman warga.

“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung menindaklanjuti dengan mengerahkan tim ke lokasi. Berkat kesigapan anggota, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke area permukiman,” ujarnya, baru-baru ini.

Baca Juga  Usai Lebaran, Gubernur Kalteng Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Kawal KHBS Tepat Sasaran

Rizali menegaskan bahwa respons cepat tim di lapangan menjadi faktor utama dalam mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Berdasarkan data di lapangan, kebakaran tersebut termasuk kategori kebakaran permukaan dengan kondisi tanah mineral serta vegetasi berupa dedaunan dan semak belukar kering.

Adapun luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 0,43 hektare.

Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas atau musim kemarau.

Baca Juga  Paripurna DPRD Kalteng Bahas LKPj 2025, Fondasi Awal Pembangunan Lima Tahun Ditekankan

Menurut Rizali, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran lebih besar dan sulit dikendalikan.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan menjadi langkah penting dalam meminimalkan risiko karhutla di wilayah Kabupaten Barito Utara.

BPBD Barito Utara menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat respons cepat dalam penanganan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan, guna melindungi masyarakat dan lingkungan.

Dengan penanganan yang sigap serta dukungan masyarakat, diharapkan kejadian karhutla dapat diminimalisir sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar di masa mendatang. (Red/Adv)